Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Picu Penolakan Kepulauan Canary

Abd Munib7 Mei 202622.39 WIB
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Picu Penolakan Kepulauan Canary

SUARBERITA - Wabah Hantavirus di kapal pesiar Belanda, MV Hondius, memicu polemik setelah otoritas Kepulauan Canary menolak rencana kedatangan kapal tersebut. Kapal itu sebelumnya berlayar dari Argentina sekitar satu bulan lalu dan kini berlabuh di dekat Tanjung Verde.

Pemerintah Spanyol menyetujui evakuasi ke Kepulauan Canary. Namun, otoritas setempat menolak dengan alasan kurangnya informasi teknis dan jaminan keselamatan. Presiden Canary, Fernando Clavijo, mendesak pertemuan dengan Perdana Menteri Pedro Sanchez.

“Keselamatan penumpang dan penduduk harus menjadi prioritas dengan dasar keputusan yang jelas dan transparan,” ujar Fernando Clavijo, dikutip dari BBC, Kamis (7/5/2026).

Kementerian Kesehatan Afrika Selatan mengonfirmasi dua kasus strain Andes dari hantavirus pada penumpang yang dipindahkan dari kapal. Otoritas menegaskan penularan antar manusia jarang terjadi dan umumnya melalui kontak sangat dekat.

Hingga kini, tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia. Dilansir dari BBC terdapat 149 penumpang dari 23 negara masih berada di kapal dengan protokol ketat. Data Organisasi Kesehatan Dunia mencatat tiga kasus terkonfirmasi dan lima dugaan infeksi di atas kapal.

Virus ini biasanya ditularkan melalui hewan pengerat, namun strain Andes alias varian dari Hantavirus diketahui dapat menyebar antar manusia. Misalnya, melalui paparan urin, feses atau air liur hewan pengerat.

Hewan pengerat merupakan kelompok mamalia dengan ciri gigi seri tajam untuk menggerogoti makanan atau benda keras.

 

 

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!