Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Sosial

Volume Sampah Jakarta Capai 9.000 Ton per Hari, Pramono Minta Penanganan Tak Setengah Hati

Abd Munib31 Juli 202611.00 WIB
Volume Sampah Jakarta Capai 9.000 Ton per Hari, Pramono Minta Penanganan Tak Setengah Hati

SUARBERITA.COM - Volume sampah di Jakarta mencapai sekitar 9.000 ton per hari. Tingginya produksi sampah tersebut membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat upaya penanganan, mulai dari pemilahan sampah di tingkat rumah tangga hingga optimalisasi fasilitas pengolahan sampah.

Merespons kondisi itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan seluruh jajaran, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Balai Kota, agar tidak menangani persoalan sampah secara setengah hati. Menurutnya, pengelolaan sampah merupakan salah satu persoalan paling serius yang dihadapi Ibu Kota.

"Saya meminta kepada jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan balai kota untuk persoalan sampah ini jangan setengah hati. Salah satu problem kita adalah mengerjakan sesuatu secara setengah hati," kata Pramono dikutip dari Antara, Kamis (30/7/2026).

Pramono menjelaskan rapat khusus mengenai penanganan sampah kini digelar setiap pekan sejak diberlakukannya Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber. Aturan tersebut mewajibkan masyarakat memilah sampah sejak dari rumah sebagai langkah awal mengurangi beban pengelolaan sampah.

Selain itu, Pemprov DKI mengoptimalkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) agar volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang terus berkurang. Pramono menegaskan paradigma pengelolaan sampah kini berubah dari sekadar "angkut dan buang" menjadi "pilah, angkut dan olah".

Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi Asikin mengatakan pengurangan sisa makanan (food waste) menjadi salah satu fokus utama. Hampir separuh sampah harian Jakarta merupakan sampah organik yang didominasi sisa makanan dari rumah tangga maupun tempat usaha.

Melalui penguatan pemilahan sampah dari sumber, optimalisasi TPS 3R, dan pengurangan food waste, Pemprov DKI berharap volume sampah yang mencapai 9.000 ton per hari dapat ditekan secara bertahap. Upaya tersebut juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Jakarta terhadap TPST Bantargebang serta menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!