Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Usai Antar PM Modi, Prabowo Terima Thaksin Shinawatra di Kertanegara Bahas Isu Kawasan dan Global

M Rayhan Wildani K9 Juli 202611.00 WIB
Usai Antar PM Modi, Prabowo Terima Thaksin Shinawatra di Kertanegara Bahas Isu Kawasan dan Global

SUARBERITA.COM - Hari Presiden Prabowo Subianto belum benar-benar usai setelah mendampingi rangkaian kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi di Indonesia. Usai melepas kepulangan Modi dari Bandara Yogyakarta International Airport, Prabowo langsung kembali ke Jakarta dan melanjutkan agenda malamnya dengan menerima mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra di kediaman pribadinya di Kertanegara, Rabu (8/7/2026).

Pertemuan itu berlangsung dalam suasana santai, namun tetap sarat makna diplomatik. Thaksin datang bersama keluarga, termasuk putrinya, Paetongtarn Shinawatra, yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Thailand periode 2024–2025. Momen itu bukan sekadar kunjungan persahabatan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana komunikasi informal antartokoh kawasan tetap dipelihara di tengah dinamika geopolitik yang terus bergerak.

“Setelah melepas keberangkatan Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Bandara Yogyakarta International Airport, Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Thailand periode 2001-2006, Thaksin Shinawatra, beserta keluarga di kediaman pribadi Presiden di Kertanegara,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam portal resmi kemenseknet.

Di balik nuansa akrab itu, ada pembicaraan yang tak ringan. Teddy menyebut Prabowo dan Thaksin memanfaatkan pertemuan tersebut untuk bertukar pandangan mengenai sejumlah perkembangan strategis, baik yang terjadi di tingkat global maupun di kawasan Asia Tenggara.

“Dalam suasana santai, Bapak Presiden dan Thaksin juga bertukar pandangan mengenai berbagai perkembangan strategis global serta dinamika kawasan,” ungkap Teddy.

Pertemuan ini juga menegaskan bahwa jejaring hubungan Prabowo dengan para pemimpin dan tokoh dunia tak berhenti pada forum resmi kenegaraan. Thaksin sendiri bukan sosok asing bagi Indonesia. Selain pernah memimpin Thailand pada 2001–2006, ia kini juga tercatat sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara, yang membuat hubungan dengan Indonesia punya dimensi tersendiri, bukan hanya secara personal, tetapi juga dalam konteks kerja sama strategis.

Bagi pemerintah, pertemuan semacam ini menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia di tengah perubahan dunia yang serba cepat. Kanal komunikasi yang hangat dinilai penting untuk membuka ruang kerja sama, sekaligus menjaga kedekatan dengan para tokoh yang punya pengaruh di kawasan.

“Melalui pertemuan-pertemuan seperti ini, Pemerintah Indonesia terus memperkuat jejaring persahabatan dan komunikasi dengan para pemimpin serta tokoh dunia sebagai bagian dari upaya memperluas kerja sama dan memperkokoh posisi Indonesia di tengah dinamika global,” ucap Teddy.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!