SUARBERITA.COM - Format pendidikan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mengalami perubahan aturan. Sekarang, calon manajer diperbolehkan membawa handphone (HP) dan menerima kiriman barang dari keluarga di satuan pendidikan (satdik).
Dilansir dari Jawa Pos, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait selaku Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia memberikan keterangan pers tentang hal tersebut pada Kamis, 2 Juli 2026.
“Penyelenggara memberikan kebijakan penggunaan telepon genggam pada waktu-waktu yang telah ditentukan. Peserta juga diberikan kesempatan untuk menerima kiriman barang dari keluarga sesuai mekanisme yang diatur oleh masing-masing satuan pendidikan,” ujar Rico.
Lebih lanjut, Rico menjelaskan bahwa perubahan aturan diambil sebagai evaluasi pelaksanaan latihan calon manajer. Menurut Rico, keputusan ini menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi psikologis calon peserta. Rico juga menjelaskan bahwa panitia selalu mendengarkan aspirasi publik.
Sebelumnya, pelatihan calon manajer memiliki format latihan dasar militer (latsarmil), tetapi diubah dengan menghilangkan teknis dan taktis militer. Pelatihan calon manajer kini berfokus pada latihan pembekalan bela negara dan manajerial untuk mengelola koperasi.

