Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Truk Tersangkut di JPO Tendean, Kemacetan Mengular hingga Sejumlah Ruas Jalan Jakarta Selatan

M Rayhan Wildani K14 Juli 202608.37 WIB
Truk Tersangkut di JPO Tendean, Kemacetan Mengular hingga Sejumlah Ruas Jalan Jakarta Selatan

SUARBERITA.COM - Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan Jakarta Selatan mengalami kemacetan panjang pada Selasa (14/7/2026) pagi. Penyebabnya, sebuah truk pengangkut alat berat tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean sehingga menghambat arus kendaraan menuju kawasan Blok M dan sekitarnya.

Kemacetan bahkan meluas hingga ke sejumlah titik utama di ibu kota, terutama saat masyarakat mulai beraktivitas pada jam sibuk.

Kepala Bagian Pembinaan Operasional Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, mengatakan kepadatan kendaraan terjadi di beberapa ruas jalan yang terhubung dengan lokasi kejadian.

"Dampak kemacetan sampai Simpang Kuningan, Rasuna Said, termasuk juga Jalan Warung Buncit," kata Robby dikutip dari detik, Selasa (14/7/2026).

Petugas kepolisian telah disiagakan di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan mengurangi kepadatan kendaraan. Meski tidak dilakukan penutupan jalan secara total, Jalan Kapten Tendean hanya dapat dilalui melalui satu lajur sehingga kapasitas kendaraan menjadi terbatas.

Untuk mempercepat proses evakuasi truk, polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas mulai pukul 08.30 WIB. Kendaraan dari arah Jalan Warung Buncit, Jalan Gatot Subroto, maupun kawasan Kuningan yang mengarah ke Blok M akan dibatasi dan dialihkan ke jalur alternatif.

"Masyarakat yang mau ke arah Senopati bisa memilih jalur lain. Kami alihkan ke Warung Buncit, kemudian dari Warung Buncit dipersilakan belok kiri. Arus lalu lintas dari Gatot Subroto juga dikurangi agar kepadatan bisa ditekan," ujar Robby.

Sementara itu, kendaraan dari Jalan Kapten Tendean menuju Blok M diarahkan melalui Jalan Mampang Prapatan Raya sebelum kembali ke Jalan Tendean melalui putaran balik terdekat.

Berdasarkan informasi BPBD DKI Jakarta, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Truk bernomor polisi B-9077-UFU yang mengangkut alat berat diduga tidak memperhitungkan batas maksimal ketinggian muatan saat melintas di bawah JPO.

BPBD menyebut dugaan awal insiden dipicu karena pengemudi tidak fokus saat berkendara.

"Pengemudi melihat ada JPO namun tanpa disadari pengemudi dalam kondisi fokus pada handphone," tulis BPBD dalam keterangannya.

Akibat benturan tersebut, bagian JPO mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Hingga Selasa pagi, proses penanganan dan evakuasi masih berlangsung. Pengendara diimbau menghindari kawasan Tendean dan memanfaatkan jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan selama proses evakuasi dilakukan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!