Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Transformasi Pendidikan: Mendikdasmen Mewajibkan Pelajaran Bahasa Inggris Resmi Jadi Mata Pelajaran Wajib SD per 2027

Moh Wasil Haqqullah20 Mei 202610.39 WIB
Transformasi Pendidikan: Mendikdasmen Mewajibkan Pelajaran Bahasa Inggris Resmi Jadi Mata Pelajaran Wajib SD per 2027

SUARBERITA.COM - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah bersiap melakukan perombakan kurikulum yang signifikan. Mulai tahun ajaran 2027/2028, seluruh Sekolah Dasar (SD) di Indonesia diwajibkan untuk memasukkan Bahasa Inggris sebagai salah satu mata pelajaran utama guna membekali generasi muda menghadapi tantangan zaman.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa langkah strategis ini bertujuan untuk membekali anak-anak Indonesia dengan kecakapan global sejak usia dini. Dengan penguasaan bahasa internasional yang lebih awal, para siswa diharapkan memiliki daya saing yang kuat di kancah internasional.

Menurut Mu’ti “Mulai 2027 Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib mulai kelas 3 SD.” Ucap Mu’ti, dikutip dari kompas.com, Senin (18/05/2026).

Kebijakan mendasar ini juga dilatarbelakangi oleh keprihatinan atas rendahnya posisi Indonesia dalam indeks kecakapan Bahasa Inggris global. Merujuk data Education First (EF) 2024, Indonesia berada di peringkat ke-80 dari 116 negara di dunia, serta hanya menduduki posisi ke-12 dari 23 negara di Asia.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, menekankan pentingnya peningkatan kualitas para tenaga pendidik. Pemerintah kini telah menggulirkan program Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar bahasa Inggris (PKGSD-MBI). Atip juga mendorong para guru untuk aktif menggunakan Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi praktis di dalam kelas, bukan sekadar teori hafalan, agar siswa terbiasa melatih kemampuan berbicara mereka.

Pemberlakuan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di tingkat SD pada tahun 2027 menandai era baru transformasi pendidikan nasional. Melalui penguatan kompetensi guru dan pembiasaan komunikasi sejak dini, pemerintah optimistis dapat mendongkrak kecakapan berbahasa asing generasi muda sekaligus membuka jalan yang lebih lebar bagi mereka untuk menembus pasar global.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!