Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Tragedi Padamnya Listrik Sumatera: Empat Orang Meregang Nyawa Akibat Gas Beracun Generator

Moh Wasil Haqqullah24 Mei 202619.34 WIB
Tragedi Padamnya Listrik Sumatera: Empat Orang Meregang Nyawa Akibat Gas Beracun Generator

SUARBERITA.COM - Peristiwa mati lampu massal (blackout) yang melanda wilayah Pulau Sumatera memicu duka mendalam. Dilaporkan sedikitnya tujuh orang menjadi korban akibat menghirup gas beracun dari mesin generator set (genset) dalam dua peristiwa terpisah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Insiden fatal ini mengakibatkan empat korban tewas dan tiga lainnya harus dilarikan ke rumah sakit.

Kejadian pertama berlangsung pada Sabtu (23/5/2026) di sebuah toko aksesoris ponsel di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Menurut keterangan Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol, empat karyawan ditemukan terkapar di dalam kamar yang terkunci setelah pemilik toko menaruh curiga karena panggilan teleponnya tidak dijawab. Pintu yang didobrak paksa mengungkap kondisi para korban yang sudah tidak berdaya. Dua pekerja bernama Adila dan Rahma dinyatakan meninggal dunia, sedangkan dua rekan mereka, Dwi dan Riana, masih dalam perawatan intensif. Dugaan sementara mengarah pada keracunan gas buang mesin genset.

“Dari laporan diterima, dua meninggal dunia dan dua lainnya menjalani perawatan," ujar AKP Rahmat. Dikutip dari kompas.com, Minggu (24/05/2026).

Sementara itu, petaka serupa merenggut nyawa dua pelajar di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat pada Jumat (22/5/2026) malam. Wali Nagari Pandai Sikek, Mas'ap W. Dt. Bandaro, mengonfirmasi kepada TribunPadang bahwa tiga remaja awalnya bermaksud mengisi daya ponsel di Masjid Nurul Huda yang menggunakan genset saat listrik padam. Namun, mereka ditemukan dalam keadaan kritis keesokan harinya. Dua di antaranya, yakni Haikal Arya Kamil (15) dan Gibran Arrasyid (15), meninggal dunia, sementara satu korban selamat bernama Burhanuddin Hakim masih dirawat karena indikasi tingginya kadar karbon monoksida di tubuhnya.

Bencana pemadaman listrik massal di Sumatera ini menyisakan pelajaran pahit mengenai risiko penggunaan generator di ruang tertutup. Pihak kepolisian dan otoritas setempat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya tak kasat mata dari gas karbon monoksida demi mencegah terulangnya tragedi serupa.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!