Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Tol Jakarta-Tangerang Tutup Sejumlah Lajur hingga 2 Juni 2026, Pengendara Diminta Atur Perjalanan

Abd Munib24 Mei 202619.34 WIB
Tol Jakarta-Tangerang Tutup Sejumlah Lajur hingga 2 Juni 2026, Pengendara Diminta Atur Perjalanan

SUARBERITA.COM - Sejumlah lajur di ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang akan ditutup secara bertahap hingga 2 Juni 2026. Penutupan tersebut dilakukan lantaran adanya pekerjaan pemeliharaan jalan.

Pekerjaan dimulai sejak 22 Mei 2026 meliputi rekonstruksi perkerasan jalan serta metode Scrapping, Filling, Overlay (SFO) di sejumlah titik arah Jakarta menuju Tangerang. Pemeliharaan dilakukan guna menjaga kualitas perkerasan dan memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol.

Arah Jakarta, pekerjaan SFO dilakukan di lajur 1 KM 13+570 sampai KM 13+350 pada 24-25 Mei 2026, lajur 1 KM 13+335 sampai KM 13+105 pada 29-30 Mei 2026, serta lajur 3 KM 19+725 sampai KM 19+600 pada 30-31 Mei 2026.

Sementara itu, rekonstruksi perkerasan arah Jakarta dilakukan di akses bus Off Ramp Kebun Jeruk pada 23-25 Mei 2026. Pekerjaan juga berlangsung di bahu luar KM 23+475 sampai KM 23+175 pada 25-7 Mei 2026, lajur 1 KM 13+280 sampai KM 13+105 pada 28-30 Mei 2026 dan lajur 1 KM 9+890 sampai KM 9+850 pada 31 Mei hingga 2 Juni 2026.

Adapun untuk arah Tangerang, rekonstruksi dilakukan di lajur 1 KM 18+010 sampai KM 18+080 pada 26-28 Mei 2026. Selanjutnya pekerjaan berlangsung di lajur 2 KM 20+190 sampai KM 20+250 pada 28-30 Mei 2026 serta lajur 2 KM 14+908 sampai KM 14+968 pada 30 Mei hingga 1 Juni 2026.

Pekerjaan dilakukan bertahap agar kualitas layanan jalan tol tetap terjaga di tengah tingginya volume kendaraan harian. Hal ini ditegaskan Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Ginanjar Bekti Rakhmanto.

“Pemeliharaan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk menjaga kondisi perkerasan tetap aman dan nyaman dilintasi pengguna jalan,” ungkap Ginanjar dikutip dari kompas.com, Minggu (24/5/2026).

“Pelaksanaan pekerjaan juga kami lakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, pengaturan lalu lintas, serta upaya meminimalisir gangguan perjalanan selama pekerjaan berlangsung,” imbuhnya.

Selama pekerjaan berlangsung, lajur area pengerjaan tidak dapat dilintasi sementara waktu. Namun, lajur lain dioperasikan untuk mendukung kelancaran arus kendaraan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!