SUARBERITA.COM – Menindaklanjuti blusukan Presiden Prabowo Subianto di pemukiman kumuh Pasar Senen pada beberapa waktu yang lalu, Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) diminta mempercepat pembangunan hunian layak pada rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (6/4).
Dilansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Maruar Sirait selaku Menteri PKP mengatakan, “Barusan kami rapat bersama Bapak Presiden dan dukungan yang luar biasa dari Presiden Prabowo untuk perumahan rakyat. Satu di antaranya ada langkah strategis untuk peningkatan bedah rumah rakyat yang sedang dipersiapkan bersama Menteri Keuangan dan Menteri Sekretaris Negara serta Sekretaris Kabinet untuk renovasi rumah rakyat di seluruh Indonesia.”
Lebih lanjut, Maruar menjelaskan bahwa target rumah yang direnovasi tahun ini sebanyak 400.000 rumah. Maruar juga menegaskan pemanfaatan lahan ini nantinya tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di sejumlah wilayah lain. Menurutnya, pemerintah telah mengidentifikasi sejumlah lahan potensial untuk pembangunan hunian tersebut.
Melalui program ini, Presiden Prabowo berkomitmen bahwa setiap rakyat Indonesia berhak atas tempat tinggal yang layak, aman, dan bermartabat. Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi untuk masa depan bangsa guna mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup, dan memperkuat fondasi ekonomi nasional.
(Muhammad Nadhif Firdausi)

