Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Teknologi

Tertarik Pasang Starlink? Berikut Kelebihan dan Kekurangan Internet Satelit Milik Elon Musk

Muhammad Nadhif Firdausi25 April 202623.00 WIB
Tertarik Pasang Starlink? Berikut Kelebihan dan Kekurangan Internet Satelit Milik Elon Musk

SUARBERITA.COM– Starlink milik Elon Musk kini menjadi salah satu opsi layanan internet di Indonesia. Meski digadang-gadang sebagai internet satelit dengan kecepatan tinggi, tetapi Starlink juga memiliki kekurangan.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut kelebihan dan kekurangan layanan internet Starlink.

Kelebihan:

1.         Kecepatan internet yang kencang

Starlink sebagai layanan internet yang disalurkan melalui satelit luar angkasa SpaceX memiliki kecepatan tinggi. Layanan internet ini dapat mengunduh dengan kecepatan sebesar 25 Mbps hingga 220 Mbps dengan kecepatan rata-rata lebih dari 100 Mbps. Selain itu, kecepatan Starlink untuk mengunggah sebesar 5 Mbps hingga 20 Mbps.

2.         Bisa menjangkau daerah terpencil

Layanan internet Starlink mampu menjangkau area dengan lebih luas. Starlink bisa menjangkau area-area terluar di suatu daratan seperti pegunungan atau tempat terpencil yang tidak terdapat akses jaringan internet kabel. Dengan daya jangkau yang lebih luas membuat Starlink dapat mempermudah akses internet.

3.         Instalasi mudah

Pemasangan perangkat Starlink tergolong mudah dan tidak perlu memanggil petugas layanan internet lokal. Instalasi Starlink dapat dipasang oleh pengguna secara mandiri. Pengguna layanan internet ini akan mendapatkan Starlink Kit berisi router, antena, dudukan, dan kabel.

Kekurangan:

1.         Harga langganan lebih mahal

Untuk berlangganan Starlink, harga langganan layanan internet ini lebih mahal dibandingkan layanan internet lokal. Paket termurah Starlink dibanderol dengan harga Rp750.000 per bulan dan belum termasuk biaya beli perangkat atau instalasi. Dengan kecepatan 200 Mbps hingga 300 Mbps, ISP lokal seperti IndiHome dan lainnya hanya mematok harga mulai dari Rp400.000-an.

2.         Latensi lebih tinggi dibandingkan fiber optik

Starlink memiliki latensi yang lebih tinggi dibandingkan layanan internet kabel fiber optik. Layanan internet Starlink memiliki latensi sekitar 25 ms. Pada layanan internet lokal seperti IndiHome dan lainnya, latensi hanya berkisar antara 6 hingga 13 ms. Lantensi menjadi ukuran penting yang berpengaruh pada responsivitas dalam memuat konten online.

3.         Butuh area yang lapang

Pemasangan Starlink membutuhkan area yang sangat lapang dan minim penghalang. Starlink tidak boleh terhalang tembok, atap, dan sejenisnya. Ketentuan ini tentu tidak cocok bagi orang yang tidak memiliki halaman atau ruangan terbuka di tempat tinggalnya.

Itulah kelebihan dan kekurangan layanan internet Starlink milik Elon Musk. Pertimbangkan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk berlangganan. 

(Muhammad Nadhif Firdausi)

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!