Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Terkejut Pasokan Batu Bara PLN Menipis, Bahlil: Ada Sesuatu

Moh Wasil Haqqullah26 Juni 202617.30 WIB
Terkejut Pasokan Batu Bara PLN Menipis, Bahlil: Ada Sesuatu

SUARBERITA.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan keterkejutannya atas kondisi menipisnya stok batu bara PLN di bulan Juni. Situasi ini memicu evaluasi mendalam terhadap manajemen pasokan energi nasional.

Bahlil Lahadalia menyoroti kejanggalan dalam konsumsi batu bara PLN. Ia menjelaskan bahwa dari target kebutuhan tahunan 154 juta metrik ton, realisasi pasokan sudah mencapai 141 juta metrik ton per Juni 2026. Angka ini menyisakan stok yang sangat minim untuk sisa tahun berjalan. Dalam CNBC Energy Forum, Bahlil mempertanyakan efisiensi penggunaan bahan bakar tersebut dengan berkata, "Masa batu bara habis di bulan enam? Ini ilmu Abuleke apa lagi? Ya ini aku jujur-jujur saja nih, berarti kan ada sesuatu." Ujar Bahlil, dikutip dari Detik Finance, Jum’at (26/6/2026).

Investigasi mengungkapkan bahwa kualitas batu bara yang diterima PLN berada di bawah spesifikasi, sehingga volume yang dibutuhkan untuk produksi listrik membengkak. Bahlil menegaskan bahwa manajemen PLN seharusnya mampu memitigasi risiko ini lebih awal, bukan baru bertindak saat masalah terjadi. "Jangan air sudah di batang leher baru teriak," tegasnya. Kini, Bahlil bahkan turun tangan mengambil peran aktif memantau langsung proyek manajemen pasokan listrik guna memastikan stabilitas energi nasional tetap terjaga.

Temuan Bahlil menegaskan pentingnya perbaikan kualitas pasokan dan mitigasi dini dalam manajemen energi. Transparansi operasional PLN sangat krusial agar kebutuhan listrik masyarakat tidak kembali terganggu oleh pemadaman bergilir di masa depan. Pemerintah kini menuntut perbaikan kinerja manajemen untuk menjamin ketersediaan energi nasional tetap stabil dan tepat sasaran.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!