SUARBERITA.COM - Komunitas ojek online (ojol) Jabodetabek melakukan audiensi di Gedung NTMC Polri, Jakarta. Korlantas Polri menyambut baik audiensi itu dengan menyiapkan empat program kemitraan dengan komunitas ojol.
Kemitraan itu dimaksudkan untuk mempererat komunikasi, meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan membangun kolaborasi antara Polri dan para pengemudi ojol.
Program pertama pembentukan forum komunikasi rutin antara Polri dan komunitas ojol. Forum itu dimaksudkan sebagai sarana koordinasi dan wadah aspirasi para pengemudi yang selama ini aktif beraktivitas di jalan raya.
Program kedua pembentukan Duta Keselamatan Lalu Lintas dari kalangan pengemudi ojol. Para pengemudi yang aktif mengampanyekan keselamatan berkendara akan mendapatkan penghargaan dari Korlantas. Penghargaan ditujukan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
Program ketiga korlantas berkaitan dengan edukasi dan pelatihan. Melalui program itu, Korlantas Polri bakal aktif memberikan pendampingan administrasi lalu lintas seperti pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Program keempat pembangunan sistem informasi cepat melalui aplikasi khusus. Aplikasi tersebut disiapkan untuk mendukung penyampaian informasi terkait keamanan dan keselamatan lebih cepat dan efektif.
“Kami akan membuat aplikasi sendiri apabila tidak bisa terintegrasi dengan aplikator. Tujuannya hanya untuk aspek keamanan dan keselamatan,” kata Kakorlantas dikutip dari website resmi korlantaspolri.
Selain empat program tersebut, Pasalnya Korlantas akan mengembangkan berbagai kegiatan sosial yang melibatkan komunitas ojol sebagai mitra strategis Polri.
Korlantas berharap empat program itu bisa membangun sinergi dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas.

