SUARBERITA. COM - Sebagai langkah nyata membantu masyarakat menghadapi lonjakan biaya hidup, FairPrice Group (FPG) mengumumkan kebijakan pembekuan harga terhadap 100 produk kebutuhan harian yang paling banyak dicari. Kebijakan ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Mei 2026.
Langkah tersebut diambil di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat konflik di Timur Tengah yang mulai berdampak pada harga energi dan pangan. Selain pembekuan harga, FPG juga meningkatkan besaran diskon mingguan bagi pemegang kartu CHAS guna memberikan perlindungan tambahan bagi keluarga berpenghasilan rendah.
"Bahan pangan dan kebutuhan pokok mencakup lebih dari 20 persen anggaran rumah tangga rata-rata, bahkan lebih besar bagi keluarga yang kurang mampu," ujar perwakilan FairPrice Group, dilansir dari The Straits Times
Ia menambahkan, melalui inisiatif ini perusahaan berupaya mendampingi masyarakat Singapura dalam menghadapi masa sulit. Di sisi lain, Pemerintah Singapura juga telah menyiapkan paket bantuan senilai hampir 1 miliar dolar Singapura untuk mendukung sektor bisnis dan rumah tangga yang terdampak kenaikan biaya operasional dan transportasi.
Meski stok pangan saat ini masih dinilai mencukupi, kenaikan biaya logistik dan energi akibat situasi internasional diperkirakan akan terus memberikan tekanan terhadap harga jual di tingkat konsumen dalam beberapa bulan ke depan.

