SUARBERITA.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi mengoperasikan Stasiun KRL Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara mulai Senin (22/6/2026). Kehadiran stasiun ini diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya menuju kawasan JIS, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas saat berlangsung berbagai kegiatan berskala besar.
Meski saat ini baru memiliki satu peron dan melayani rute Tanjung Priok–Jakarta Kota, pemerintah memastikan pengembangan stasiun akan terus dilakukan. Salah satunya dengan penambahan peron yang ditargetkan rampung pada 2027 agar kapasitas pelayanan penumpang semakin optimal.
Dilansir dari detik, Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi mengatakan Stasiun JIS kini telah beroperasi secara permanen dan siap melayani masyarakat setiap hari.
"Per hari ini, stasiun ini sudah aktif dan sudah bisa melayani penumpang. Ini memang masih satu peron dan kita akan kembangkan lebih lanjut bersama Pemerintah DKI," ujar Dudy usai peresmian Stasiun KRL JIS, Senin (22/6/2026).
Menurut Dudy, waktu tempuh dari Stasiun JIS menuju Stasiun Jakarta Kota hanya sekitar 10–15 menit. Selain itu, jadwal operasional KRL nantinya juga akan disesuaikan apabila terdapat pertandingan sepak bola, konser, maupun acara besar lainnya di JIS maupun kawasan sekitarnya.
"Kalau ada event khusus di wilayah ini maka pengoperasiannya akan kita perpanjang," katanya.
Saat ini layanan KRL di Stasiun JIS masih beroperasi hingga pukul 21.30 WIB. Namun, Kemenhub memastikan jam operasional dapat diperpanjang sesuai kebutuhan, sebagaimana kebijakan yang selama ini diterapkan pada layanan transportasi saat penyelenggaraan acara besar di Jakarta.
Peresmian Stasiun KRL JIS juga menjadi bagian dari rangkaian hadiah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama pemerintah pusat menghadirkan sejumlah layanan dan fasilitas baru untuk masyarakat dalam momentum perayaan ibu kota, mulai dari transportasi umum gratis pada hari tertentu, berbagai festival budaya dan hiburan, hingga pengoperasian infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan kenyamanan warga.
Dengan beroperasinya Stasiun JIS, akses menuju stadion berkapasitas lebih dari 80 ribu penonton itu kini semakin mudah. Kehadiran moda transportasi berbasis rel ini juga diharapkan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik, terutama saat berlangsung acara berskala nasional maupun internasional di Jakarta International Stadium.

