Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Stasiun Bekasi Timur Dibuka Kembali, Menhub Pastikan Keselamatan Penumpang setelah Kecelakaan Kereta

Muhammad Nadhif Firdausi29 April 202619.32 WIB
Stasiun Bekasi Timur Dibuka Kembali, Menhub Pastikan Keselamatan Penumpang setelah Kecelakaan Kereta

SUARBERITA.COM – Setelah evakuasi korban kecelakaan dan pembersihan puing-puing KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL Commuter Line Cikarang di Stasiun Bekasi Timur akibat signal error dan sebelumnya KRL Commuter Line Cikarang menabrak taksi listrik Green SM yang berhenti di tengah rel kereta, Stasiun Bekasi Timur kini sudah dibuka kembali pada Rabu (29/4).

Dilansir dari laman resmi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi selaku Menteri Perhubungan Republik Indonesia mengatakan, “Apabila sudah ada clearance dari KNKT siang ini, kami akan membuka kembali layanan KRL Jabodetabek dari Cikarang dan Bekasi Timur. Saat ini, kami masih dalam tahap persiapan uji rel, persinyalan, dan sebagainya. Yang paling utama dan harus diperhatikan adalah aspek keselamatan.”

Lebih lanjut, Dudy menyampaikan bahwa jumlah korban kecelakaan yaitu 106 penumpang. Dari 106 penumpang, sejumlah 15 penumpang meninggal dunia dan 91 penumpang luka-luka. Dari 91 penumpang yang luka-luka, sejumlah 38 penumpang sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Sementara itu, Bobby Rasyidin selaku Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjelaskan bahwa pemulihan operasional jalur rel telah dibuka pada Selasa (28/4). Dengan demikian, jalur rel dapat dilalui kereta jarak jauh dari arah Timur dan puing-puing kereta bekas kecelakaan telah dibersihkan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!