Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Skrining Nasional 2026: Ratusan Ribu Remaja Indonesia Alami Cemas dan Depresi

Chaterina R6 Mei 202623.00 WIB
Skrining Nasional 2026: Ratusan Ribu Remaja Indonesia Alami Cemas dan Depresi

SUARBERITA.COM – Data terbaru dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui data skrining nasional pada 2025-2026 menunjukkan tingginya angka gangguan mental di kalangan usia muda.

 

Mengutip dari laman resmi Kemenkes, dalam hasil pemeriksaan terhadap sekitar 7 juta anak dinyatakan hampir 10 persen di antaranya terindikasi mengalami masalah kesehatan jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 4,4 persen atau lebih dari 300 ribu anak mengalami gangguan kecemasan, sementara 4,8 persen lainnya atau lebih dari 360 ribu anak mengalami depresi.

 

Temuan riset ini menjadi sinyal bahwa masalah kesehatan mental pada anak dan remaja menjadi isu serius yang belum menunjukkan penurunan signifikan hingga 2026. Meski sebagian besar kasus ini masih dalam tahap gejala awal, namun kondisi ini berpotensi berkembang menjadi gangguan yang lebih berat jika tidak segera mendapatkan penanganan.

 

Pemerintah melalui Kemenkes menekankan pentingnya deteksi dini melalui skrining rutin di sekolah dan fasilitas kesehatan. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat penanganan serta pencegahan terhadap dampak jangka panjang.

 

Namun, tantangan yang lebih besar saat ini yaitu keterbatasan tenaga professional serta layanan yang masih belum merata menjadi hambatan utama dalam penanganan kasus di lapangan.

 

Dengan angka yang mencapai ratusan ribu kasus hanya dari hasil skrining awal, para ahli menyatakan bahwa saat ini Indonesia tengah menghadapi tekanan serius dalam kesehatan mental generasi muda. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga dinilai krusial untuk memperkuat system dukungan serta meningkatkan kedaran masyarakat.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!