SUARBERITA.COM - SPMB 2026/2027 mencakup jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, dan SKB pada sekolah negeri dengan daya tampung 228.163 murid. Sekolah swasta dilibatkan melalui SPMB Bersama dengan kuota 7.708 murid pada 298 sekolah, serta Sekolah Swasta Gratis dengan alokasi anggaran Rp253,6 miliar untuk 10.109 murid di 103 sekolah. Perluasan pilihan ini bertujuan menjamin anak dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh layanan pendidikan berkualitas tanpa bergantung semata pada sekolah negeri.
Dikutip dari detik.com (18/6/2026), Empat jalur seleksi dirancang untuk mengakomodasi keragaman kondisi calon murid. Jalur Prestasi mengakomodasi capaian akademik dan nonakademik. Jalur Afirmasi ditujukan bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu, penyandang disabilitas, serta anak panti dan anak tenaga kesehatan yang meninggal akibat Covid-19. Jalur Domisili mempertimbangkan kedekatan tempat tinggal, sebaran domisili, dan daya tampung sekolah. Jalur Mutasi diperuntukkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas atau tenaga kependidikan yang bertugas di sekolah tujuan.
Pendaftaran dilakukan secara daring untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK, sedangkan PAUD, SLB, dan SKB menggunakan sistem hibrida. SPMB Sekolah Swasta Gratis dilaksanakan luring. Tahapan meliputi pengajuan dan verifikasi Kartu Keluarga, aktivasi token, pemilihan maksimal tiga sekolah tujuan, verifikasi dokumen, hingga pengumuman dan daftar ulang daring. Dinas Pendidikan menyediakan posko bantuan di sekolah negeri, suku dinas, dan kantor dinas untuk memitigasi kendala teknis serta memperkuat literasi digital orang tua.
Dengan demikian, SPMB 2026/2027 berupaya mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang adil dan inklusif di Jakarta.

