Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Refleksi Masa Kecil di Lingkungan NU, Presiden Prabowo: Fondasi Nasionalisme dan Patriotisme

Moh Wasil Haqqullah24 Juni 202616.00 WIB
Refleksi Masa Kecil di Lingkungan NU, Presiden Prabowo: Fondasi Nasionalisme dan Patriotisme

SUARBERITA.COM - Dalam momen penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Nahdlatul Ulama (NU) pada Selasa (23/6/2026), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan refleksi personal yang menyentuh. Ia mengenang kembali jejak masa kecilnya yang tumbuh beriringan dengan nilai-nilai luhur yang dijunjung oleh keluarga besar Nahdlatul Ulama.

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa kedekatannya dengan komunitas NU bukanlah hal baru, melainkan sebuah ikatan yang telah terjalin sejak ia masih kanak-kanak. Baginya, lingkungan NU bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan ruang yang membentuk karakter nasionalis dan patriotik dalam dirinya.

Dalam sambutannya, Prabowo menuturkan, "Keluarga besar NU saya kenal sejak kecil, karena saat itu saya bertetangga dengan Gus Dur". Dikutip dari Kompas, Selasa (23/6/2026).

Ia merasa sangat nyaman tumbuh besar di tengah-tengah hangatnya keluarga NU. Pengalaman masa kecil tersebut diakui Prabowo sebagai fondasi penting yang menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan. Kehadiran tokoh-tokoh NU di masa kecilnya memberikan perspektif bahwa religiositas dan semangat menjaga kedaulatan bangsa adalah dua hal yang tidak terpisahkan.

Narasi yang disampaikan Presiden Prabowo menegaskan bahwa kedekatan antara figur pemimpin nasional dengan organisasi keagamaan seperti NU memiliki akar sejarah yang mendalam. Pengalaman personal ini menjadi jembatan bagi sinergi berkelanjutan dalam menjaga integritas bangsa, di mana nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme NU tetap menjadi napas dalam setiap langkah pengabdian bagi Indonesia.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!