SUARBERITA.COM - Selama lebih dari dua dekade, ratusan warga di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjalani kehidupan tanpa aliran listrik. Ketika malam tiba, penerangan hanya mengandalkan lampu minyak atau sumber cahaya sederhana lainnya. Kini, penantian panjang itu akhirnya berakhir.
Melalui program Rumah Terang BAZNAS, sebanyak 102 rumah dan satu masjid di desa tersebut mulai mendapatkan akses listrik berbasis panel surya. Kehadiran listrik tidak hanya menghadirkan cahaya di dalam rumah, tetapi juga membuka harapan baru bagi aktivitas sehari-hari warga.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pemerataan akses energi bagi masyarakat yang selama ini belum menikmati layanan dasar tersebut.
"Hari ini kita langsung mengamalkannya di daerah Indramayu. Dan kami untuk satu paket perangkatnya seperti ini, ada kabelnya, ada lampunya, dan ada solar cell-nya. Dan ini berlaku untuk 10 tahun, minimal 10 tahun. Dan ini juga sudah diperbolehkan oleh PLN," jelas Sodik.
Selama bertahun-tahun, keterbatasan listrik membuat berbagai aktivitas warga harus menyesuaikan dengan kondisi. Anak-anak mengalami kesulitan belajar pada malam hari, sementara kegiatan ekonomi masyarakat juga menjadi terbatas setelah matahari terbenam.
Dengan adanya listrik tenaga surya, warga kini dapat menjalankan aktivitas malam dengan lebih nyaman. Selain membantu kebutuhan rumah tangga, penerangan juga diharapkan mendukung kegiatan pendidikan anak-anak serta meningkatkan produktivitas masyarakat.
Program ini menjadi pengingat bahwa di tengah pesatnya pembangunan, masih ada wilayah yang belum sepenuhnya menikmati akses terhadap layanan dasar. Kehadiran listrik di Desa Cikawung bukan sekadar menyalakan lampu, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kenyamanan, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik setelah 25 tahun menunggu.
BAZNAS berharap program serupa dapat terus diperluas ke daerah-daerah lain yang masih mengalami keterbatasan akses listrik, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari pemerataan pembangunan.
