SUARBERITA.COM - Minuman seperti kopi susu, boba, teh manis, cokelat hingga minuman berenergi kerap menjadi pilihan pegawai untuk menemani aktivitas kerja. Selain rasanya yang menarik, minuman tersebut sering dianggap dapat membantu menjaga energi saat bekerja.
Namun, Kementerian Kesehatan mengingatkan konsumsi minuman tinggi kalori perlu diperhatikan, terutama jika menjadi kebiasaan sehari-hari. Dalam artikel Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes, disebutkan minuman tinggi kalori memang dapat membantu memenuhi tambahan energi pada kondisi tertentu, seperti setelah aktivitas berat atau ketika kebutuhan energi seseorang meningkat.
Persoalan muncul ketika minuman manis dikonsumsi terlalu sering. Kalori dari minuman cenderung tidak memberikan rasa kenyang dalam waktu lama. Akibatnya, seseorang tetap makan seperti biasa sehingga asupan kalori harian dapat berlebihan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi pekerja yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk dan minim aktivitas fisik. Dalam jangka panjang, pola konsumsi berlebihan dapat berkaitan dengan peningkatan berat badan, obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi hingga penyakit jantung.
Kemenkes menyarankan pegawai membatasi minuman manis, memilih ukuran lebih kecil, mengurangi gula serta membatasi tambahan seperti boba, krim dan sirup. Air putih tetap dianjurkan sebagai pilihan utama selama menjalani aktivitas sehari-hari.

