Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Serangan Udara Pakistan Tewaskan 36 Warga Sipil di Afghanistan, Taliban Kecam Agresi Brutal

Dwipa S30 Juni 202616.22 WIB
Serangan Udara Pakistan Tewaskan 36 Warga Sipil di Afghanistan, Taliban Kecam Agresi Brutal - Foto 1
1/2

SUARBERITA.COM - Serangan udara dan operasi darat Pasukan Pakistan di Afghanistan pada Minggu malam, 28 Juni 2026, menewaskan sedikitnya 36 warga sipil dan melukai lebih dari 160 orang lainnya. Insiden terjadi di Provinsi Paktia, Paktika, dan Kunar, dan memicu eskalasi ketegangan bilateral antara Islamabad dan Kabul.

Dikutip dari theguardian.com (29/6/2026), pemerintah Taliban Afghanistan mengecam aksi tersebut sebagai “tindakan agresi pengecut” dan “kebrutalan”. Wakil Juru Bicara Pemerintah Taliban, Hamdullah Fitrat, menyatakan bahwa serangan pertama menyasar sebuah rumah di Distrik Chamkani, Paktia, yang menewaskan seorang lansia dan seorang anak. Ketika warga berkumpul untuk mengevakuasi korban, wilayah tersebut kembali diserang sehingga menewaskan 28 warga sipil dan melukai 158 orang.

Di Distrik Giyan, Paktika, enam orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, tewas akibat serangan yang menghantam permukiman warga. Sementara itu, sebuah rumah warga di Kunar juga menjadi sasaran tanpa menimbulkan korban jiwa, namun mengakibatkan kematian sekitar 30 ekor ternak.

Pakistan mengklaim operasi dilakukan sebagai respons terhadap serangan militan di Karachi yang menewaskan tiga personel Pasukan Rangers. Menteri Informasi Pakistan, Attaullah Tarar, menyatakan bahwa operasi tersebut menargetkan tempat persembunyian kelompok Jamaat-ul-Ahrar dan Fitna al-Khawarij, dan menewaskan 29 militan. Kelompok Jamaat-ul-Ahrar telah mengaku bertanggung jawab atas serangan di Karachi.

Kedua negara telah memanggil duta besar masing-masing untuk menyampaikan protes. Afghanistan menuduh Pakistan berulang kali menyalahkan Kabul tanpa bukti kredibel, sementara Pakistan menuding wilayah Afghanistan digunakan untuk merencanakan teror.

Eskalasi ini terjadi kurang dari tiga pekan setelah Pakistan juga melancarkan serangan udara ke Afghanistan. Mediasi oleh Tiongkok pada April lalu belum berhasil menghasilkan gencatan senjata permanen, sementara bentrokan lintas batas telah menewaskan ratusan orang sejak Februari 2026.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!