SUARBERITA.COM – Pemerintah resmi meluncurkan pengoperasian Satelit Nusantara Lima sebagai langkah nyata untuk memperkuat kedaulatan digital Indonesia di ruang antariksa. Satelit ini dibuat oleh anak-anak bangsa Indonesia dengan kapasitas terbesar di Asia yaitu 160 Gbps. Satelit Nusantara Lima ke depannya diharapkan menjadi game changer konektivitas di Indonesia. Peluncuran Satelit Nusantara Lima secara resmi dilaksanakan di JS Luwansa Hotel & Convention Center, Jakarta, pada Senin (11/5).
Dilansir dari laman resmi Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid selaku Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia mengatakan, “Kita bangga dan mengapresiasi PT Pasifik Satelit Nusantara dan PT Satelit Nusantara Lima. Ini adalah catatan sejarah bagi Indonesia. Dengan Satelit Nusantara Lima, menunjukkan presensi Indonesia, tetapi juga di kawasan. Sesuai arahan Presiden Prabowo, Indonesia harus hadir di panggung internasional termasuk ruang antariksa.”
Lebih lanjut, Meutya menjelaskan bahwa tantangan utama Indonesia yaitu pemerataan konektivitas di wilayah terluar atau perbatasan negara. Saat ini, lebih dari 80 persen populasi atau 230 juta penduduk Indonesia telah terkoneksi dengan internet. Selain itu, Meutya menegaskan visi pemerintahan Presiden Prabowo berupa konektivitas harus membawa pertumbuhan bagi ekonomi rakyat. Dengan demikian, Satelit Nusantara Lima menjadi infrastruktur strategis yang mendukung transformasi digital di Indonesia.

