Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Sosial

Sampah Menumpuk, Menteri LH Geser Fokus ke Hulu Lewat Pemilahan Sampah Rumah Tangga

Ulfa Safira27 April 202618.00 WIB
Sampah Menumpuk, Menteri LH Geser Fokus ke Hulu Lewat Pemilahan Sampah Rumah Tangga

SUARBERITA.COM - Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mendorong percepatan pengelolaan sampah nasional dengan memperkuat pemilahan sampah dari sumber, terutama di tingkat kelurahan.

Menurutnya, langkah ini penting untuk mengejar target penanganan sampah nasional sebesar 63,41 persen pada 2026. 

“Pilah sampah bukan pilihan, tetapi kewajiban. Ini telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008,” Ujar Hanif dalam deklarasi pemilahan sampah di Kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat, 24 April 2026, dilansir dari RRI

Hingga April 2026, capaian pengelolaan sampah nasional baru mencapai sekitar 26 persen, naik dari sekitar 10 persen pada akhir 2024. Kenaikan ini salah satunya didorong oleh penghentian praktik open dumping di sejumlah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Hanif menilai, pendekatan pengelolaan sampah perlu diubah. Selama ini, fokus masih berada di hilir, padahal menurutnya pengendalian seharusnya dimulai dari hulu melalui pemilahan sampah rumah tangga.

Deklarasi di Kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, yang menargetkan pemilahan sampah 100 persen dari sumber, disebut sebagai salah satu contoh pengelolaan berbasis komunitas.

Di Jakarta Utara, volume sampah rumah tangga tercatat sekitar 719 ton per hari. Dengan jumlah tersebut, pemilahan sejak dari sumber dinilai penting untuk menekan beban pengangkutan hingga pengolahan di TPA.

Ia juga menegaskan, peran kelurahan menjadi kunci sebagai ujung tombak dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!