SUARBERITA.COM - Menghadapi krisis air bersih yang semakin meluas, Polda Banten mengambil langkah responsif dengan mengoperasikan 64 armada pengangkut air untuk menjangkau warga terdampak di berbagai wilayah yang mengalami kekeringan ekstrem saat ini.
Dalam upaya meringankan beban masyarakat akibat krisis air yang melanda sejumlah wilayah di Banten, Polda Banten secara resmi telah mengerahkan 64 armada untuk mendistribusikan bantuan air bersih. Keputusan ini diambil sebagai respons cepat terhadap kelangkaan sumber air yang kini dirasakan oleh masyarakat secara meluas.
Polda Banten Hengki menyatakan bahwa armada yang diterjunkan tidak hanya terdiri dari mobil tangki air konvensional, tetapi juga mengikutsertakan kendaraan water cannon milik kepolisian guna memaksimalkan kapasitas dan jangkauan penyaluran air.
“Sebanyak 502.000 liter air bersih kami didistribusikan, termasuk dengan memaksimalkan kendaraan taktis water cannon milik Polri, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di enam kecamatan yang mengalami krisis air bersih,” ujar Hengki. Dikutip dari Kompas, Jum'at (7/8/2026).
Penggunaan kendaraan taktis ini menjadi salah satu strategi untuk mempercepat proses distribusi di titik-titik yang sulit dijangkau atau memiliki kebutuhan mendesak.
Pengerahan ini merupakan bentuk tindakan nyata kepolisian dalam membantu kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi cuaca yang memicu kekeringan. Petugas di lapangan telah disiagakan untuk memastikan air bersih sampai ke tangan warga yang membutuhkan tanpa ada kendala berarti. Langkah ini diharapkan dapat terus dilakukan selama krisis air masih berlangsung, mengingat dampak kekeringan yang cukup signifikan bagi aktivitas sehari-hari warga setempat.
Polda Banten berkomitmen untuk terus memantau situasi dan melakukan pendistribusian secara terukur guna memastikan warga mendapatkan akses air bersih yang memadai di tengah kondisi krisis ini.

