SAMPANG - Sebanyak 138 dari total 641 Sekolah Dasar di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur dilaporkan rusak, sehingga kegiatan belajar mengajar siswa di lembaga tersebut terganggu dan sebagian siswa terpaksa harus belajar di teras-teras rumah warga.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang Mohammad Yusuf mengatakan, data jumlah sekolah rusak itu, sesuai dengan hasil pendaataan terbaru Disdik Sampang yang tersebar di 14 kecamatan di wilayah itu.
"Jumlah sekolah rusak ini, sesuai dengan hasil pendataan terkini yang terjadi di berbagai daerah di Kabupaten Sampang ini," katanya dalam keterangan pers yang disampaikan kepada media, Selasa (24/2/2026).
Saat ini, kata Yusuf, hampir seluruh gedung SD di Sampang mengalami kerusakan dengan jenis kerusakan, ringan, sedang dan berat.
"Total jumlah SD Negeri di Sampang saat ini sebanyak 641 sekolah yang tersebar 180 desa/kelurahan se-Kabupaten Sampang," katanya.
Menurut Yusuf, selain karena faktor usia, di antara ratusan sekolah yang rusak itu, karena faktor bencana alam.
"Saat ini, sebagian siswa terpaksa harus melakukan kegiatan belajar mengajar dengan cara menumpang di rumah warga," katanya.
Salah satunya, seperti di SDN Madulang 2, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.
Para siswa di sekolah ini terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan menumpang di teras rumah-rumah warga, karena ruang kelas mereka ambruk.
"Kami
berharap, pemerintah pusat bisa memperhatikan kondisi ini, terutama yang
kondisinya sangat parah," kata Yusuf.

