Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

PT PAL Gandeng Industri Dalam Negeri untuk Tingkatkan TKDN Kapal Ekspor

Ulfa Safira2 Juli 202610.00 WIB
PT PAL Gandeng Industri Dalam Negeri untuk Tingkatkan TKDN Kapal Ekspor

SUARBERITA.COM - PT PAL Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memberdayakan industri nasional dengan melibatkan mitra lokal dalam setiap proyek pembangunan kapal, baik untuk pasar domestik maupun internasional.

Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan pelibatan mitra lokal merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun ekosistem industri maritim yang semakin kuat.

"Ya, kami memiliki komitmen untuk membangun ekosistem industri maritim sehingga proyek apa pun kami terus melakukan peningkatan-peningkatan menumbuhkan dan melahirkan industri dalam negeri yang bisa langsung," kata Kaharuddin di Surabaya, Rabu (01/07/2026), dilansir dari Antara

Komitmen tersebut diterapkan dalam pembangunan kapal perang Future Landing Dock (LD)-603 milik Angkatan Laut Filipina. Pada proyek ini, PT PAL menggandeng ratusan perusahaan mitra di dalam negeri untuk memasok berbagai komponen yang diperlukan selama proses produksi.

Menurut Kaharuddin, kolaborasi tersebut menjadi langkah perusahaan dalam meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada setiap produk yang dihasilkan.

"Kami dibantu dan mereka (mitra lokal) mampu memproduksi komponen-komponen yang dibutuhkan. Kami akan terus melakukan peningkatan itu sampai tingkat TKDN-nya menjadi tinggi," ujarnya.

Selain merampungkan pembangunan LD-603 dalam enam bulan, PT PAL juga telah menyelesaikan dua unit Strategic Sealift Vessel (SSV), sejumlah Landing Craft Utility (LCU), serta proyek Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) BRP Tarlac-601. Perusahaan juga akan melanjutkan pembangunan kapal perang unit kedua untuk Angkatan Laut Filipina.

Di sisi lain, Flag Officer in Command Philippine Navy Vice Admiral Jose Ma Ambrosio Q. Ezpeleta menilai kapal buatan PT PAL telah memperkuat kemampuan Angkatan Laut Filipina dalam mendistribusikan personel, perlengkapan, dan logistik ke berbagai wilayah kepulauan. Kapal tersebut juga dinilai mampu menunjang operasi amfibi, pengamanan maritim, serta pelaksanaan misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

"Tonggak penting ini tidak akan terwujud tanpa dukungan mitra kami, PT PAL Indonesia, yang telah menunjukkan keahlian dan komitmen tinggi terhadap kualitas dalam mewujudkan proyek ini," ujar Ezpeleta.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!