SUARBERITA.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menargetkan penyelesaian masalah sampah di Indonesia hingga tahun 2028. Guna mengejar target tersebut, Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) memulai tender teknologi sampah.
Dilansir dari VIVA News & Insights, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto dalam keterangan pers pada Rabu (28/10) mengatakan, “Masalah sampah itu komitmen Presiden untuk diselesaikan seluruh sampah sampai 2028. Danantara diberi tugas. Tender teknologi sudah.”
Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa pengolahan sampah menjadi pekerjaan yang besar khususnya bagi Jakarta dalam memperkuat posisi sebagai kota global. Menurut Airlangga, pembangunan infrastruktur pengolahan sampah harus disiapkan dengan menyeluruh agar mendapatkan hasil maksimal.
"Kalau kita bangun infrastruktur harus komplit," ujar Airlangga.
Sementara itu, Danantara masih mengembangkan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Langkah ini menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk mengatasi lonjakan sampah di kawasan metropolitan.
Dengan demikian, pemerintah berharap bahwa pengolahan sampah membuat barang tak guna menjadi bermanfaat melalui waste-to-energy. Pengolahan sampah juga diharapkan mengurangi risiko pencemaran air dan banjir khususnya di Jakarta.

