Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Presiden Prabowo Memanggil Petinggi Bank BUMN, Beberkan Berbagai Alasan Pemanggilan

Moh Wasil Haqqullah19 Juni 202611.00 WIB
Presiden Prabowo Memanggil Petinggi Bank BUMN, Beberkan Berbagai Alasan Pemanggilan

SUARBERITA.COM - Presiden Prabowo Subianto mengundang jajaran direksi serta komisaris Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk melakukan pertemuan penting di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 18 Juni 2026, guna membahas dinamika perekonomian Indonesia.

CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, memberikan penjelasan terkait alasan pemanggilan tersebut. Menurut Rosan, langkah Presiden diambil untuk mendiskusikan arah perekonomian ke depan serta memberikan arahan langsung kepada pimpinan perbankan negara. Peran Himbara dinilai sangat krusial sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi nasional.

"Ini kan hari ini bersama-sama dengan manajemen, ada juga komisaris dari Himbara, bertemu dengan Bapak Presiden untuk mendapatkan pandangan, arahan dan juga sharing mengenai arah perekonomian Indonesia ke depannya," ungkap Rosan saat tiba di area Istana. Dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (18/6/2026).

Rosan berharap pertemuan ini menjadi forum produktif untuk menyamakan pandangan antara pemerintah dan industri perbankan dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Ia menekankan pentingnya sinergi agar Himbara semakin baik, lebih prudent (hati-hati), serta mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pertemuan ini berlangsung di tengah dinamika kebijakan moneter, bertepatan dengan keputusan Bank Indonesia yang kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Langkah BI tersebut diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memastikan inflasi tetap terkendali sesuai target pemerintah di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

Pemanggilan bos bank BUMN oleh Presiden Prabowo bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan dan memperkuat peran perbankan pelat merah dalam menjaga stabilitas ekonomi. Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan langkah strategis bagi perbankan di tengah tantangan ekonomi global yang menuntut kehati-hatian.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!