Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Presiden Prabowo Dengarkan Tuntutan Para Buruh, Pemerintah Siap Realisasikan

Muhammad Nadhif Firdausi2 Mei 202612.55 WIB
Presiden Prabowo Dengarkan Tuntutan Para Buruh, Pemerintah Siap Realisasikan

SUARBERITA.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto baru saja mendengarkan tuntutan dari para buruh melalui perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di halaman Monumen Nasional, Jakarta. Terdapat beberapa tuntuan para buruh yang telah direalisasikan oleh pemerintah.

Dilansir dari laman resmi Presiden Republik Indonesia, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah membangun ratusan ribu rumah bagi masyarakat termasuk para buruh. Namun, pemerintah berkomitmen untuk menambah pembangunan dalam skala lebih besar pada waktu mendatang.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2026 tentang ratifikasi konvensi International Labour Organization (ILO) Nomor 188. Melalui peraturan ini, pemerintah menjamin perlindungan dan kesejahteraan para nelayan.

Kemudian, pemerintah telah mengesahkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Menurut Presiden Prabowo, kebijakan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah.

Presiden Prabowo juga telah mengesahkan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Regulasi ini mengatur perlindungan bagi para pengemudi ojek daring termasuk jaminan sosial dan pembagian pendapatan yang lebih adil.

Selain itu, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT). Aturan ini akhirnya berlaku di masa pemerintahan Presiden Prabowo setelah diperjuangkan oleh para buruh selama 22 tahun.

Itulah beberapa realisasi pemerintah dari tuntutan para buruh yang didengarkan langsung oleh Presiden Prabowo untuk kedua kalinya hadir berturut-turut pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monumen Nasional, Jakarta. Momen ini sekaligus menandai kepemimpinan baru bahwa negara berpihak secara nyata kepada kaum pekerja.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!