Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Prabowo Ungkap Alasan Copot Dadan dkk dari BGN: Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri

M Rayhan Wildani K3 Juni 202621.09 WIB
Prabowo Ungkap Alasan Copot Dadan dkk dari BGN: Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri

SUARBERITA.COM - Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan di balik pencopotan tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) saat memberikan arahan dalam rapat konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).

Dikutip dari detik, Dalam acara bertajuk Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition tersebut, Prabowo menegaskan bahwa keputusan mengganti sejumlah pejabat yang sebelumnya diberi amanah menjalankan program MBG bukanlah langkah yang mudah.

Di hadapan ribuan peserta yang terdiri dari Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), pengelola dapur MBG, hingga para mitra program, Prabowo mengaku teringat pesan yang pernah disampaikan ayahnya, Sumitro Djojohadikusumo.

"Kalau suatu saat kau dalam keadaan bingung, atau keadaan ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu," ujar Prabowo mengenang pesan sang ayah.

Menurut Prabowo, pesan tersebut menjadi pegangan ketika dirinya harus mengambil keputusan penting terkait evaluasi jajaran pimpinan BGN. Ia menegaskan kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

Prabowo mengungkapkan keputusan tersebut diambil setelah dirinya menerima berbagai laporan mengenai adanya kekurangan, kejanggalan, hingga indikasi penyelewengan dalam pelaksanaan program MBG.

Ia menilai kualitas kepemimpinan menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan sebuah organisasi.

"Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompetensi, atau tidak jujur," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menekankan pentingnya peran para lulusan SPPI yang telah dipersiapkan untuk memimpin dan mengelola dapur-dapur MBG di seluruh Indonesia.

"Kita telah mendidik Saudara, merekrut Saudara, menggembleng Saudara, menanam nilai-nilai cinta Tanah Air, nilai-nilai pengabdian kepada negara dan bangsa, dan diberi tugas untuk memimpin dan me-manage dapur-dapur tersebut," ucap Prabowo.

Prabowo memastikan pemerintah tidak akan mentoleransi penyalahgunaan anggaran maupun pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Ia bahkan menegaskan siap memperkuat lembaga pengawasan dan aparat penegak hukum untuk menjaga program MBG tetap berjalan sesuai tujuan.

"Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Dan tidak ada, tidak ada pengecualian," tegas Prabowo.

Lebih lanjut, Kepala Negara meminta seluruh kepala dapur MBG dan para SPPI meningkatkan pengawasan di lapangan serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas.

"Makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita. Dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak sungguh-sungguh, kalau kalian tidak setia dan loyal, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan," pungkasnya.

Sebagai informasi, pemerintah sebelumnya melakukan evaluasi terhadap pimpinan BGN yang berujung pada pergantian tiga pejabat, yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.

Setelah pencopotan tersebut, Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di kantor BGN di Jakarta Pusat. Ketiganya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait penyimpangan tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan telah ditahan untuk menjalani proses hukum.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!