SUARBERITA.COM - Presiden Prabowo Subianto optimistis perekonomian Indonesia berpeluang besar mengungguli negara-negara maju di Eropa. Menurutnya, berbagai pakar global memproyeksikan ekonomi nasional tumbuh pesat berkat potensi demografi, kekayaan alam, serta fokus pada hilirisasi. Namun, ramalan manis ini menuntut fondasi kokoh berupa stabilitas politik, penegakan hukum, dan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Ia menyatakan bahwa berbagai pakar dan lembaga analisis ekonomi global memproyeksikan kekuatan ekonomi Indonesia akan tumbuh pesat hingga mampu mengungguli sejumlah negara maju di Eropa, seperti Jerman, Inggris, dan Prancis.
"Cita-cita besar itu di ambang keberhasilan. Semua pakar dunia meramalkan 25 tahun lagi Indonesia menjadi ekonomi keempat di dunia. Keempat. Di atas Perancis, Jerman, Inggris. 25 tahun yang akan datang, saudara-saudara yang akan menjalankan pemerintahan yang sebenarnya. 25 yang akan datang, sebagian dari saudara akan jadi gubernur. Mungkin di antara saudara akan berdiri di podium ini," ujar Prabowo dikutip dari Kompas, Rabu (29/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menyoroti potensi besar yang dimiliki Indonesia. Menurutnya, proyeksi positif tersebut ditopang oleh beberapa faktor strategis, di antaranya kekuatan demografi, sumber daya dan strategi nasional.
Kendati demikian, Presiden menegaskan bahwa proyeksi dan ramalan para ahli tersebut hanya bisa terwujud jika pemerintah dan seluruh elemen bangsa mampu menjaga syarat-syarat fundamental. Di antaranya adalah menjaga stabilitas politik, meningkatkan efisiensi birokrasi, memperkuat penegakan hukum, serta menjalankan tata kelola pemerintahan yang bersih dari korupsi.

