SUARBERITA.COM - Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa selama 21 bulan menjalankan pemerintahan, belum seluruh janji politik yang disampaikan ketika masa kampanye dapat direalisasikan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Prabowo mengatakan pemerintah terus berupaya memenuhi berbagai komitmen yang telah disampaikan kepada masyarakat. Namun, pelaksanaan sejumlah program membutuhkan proses, perencanaan, serta kemampuan anggaran negara.
“Dalam 21 bulan ini memang belum semua janji politik dapat kita tunaikan,” kata Prabowo dalam pidatonya. Dikutip dari Kompas, Jumat (14/8).
Menurut Prabowo, pemerintah tidak boleh berhenti bekerja hanya karena masih terdapat target yang belum tercapai. Ia menegaskan bahwa pemerintahannya akan terus berusaha memenuhi amanat rakyat dan menjalankan program yang telah dijanjikan.
Prabowo juga menyampaikan sejumlah capaian pemerintah selama masa kepemimpinannya. Berbagai kebijakan diarahkan untuk memperkuat perekonomian nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga stabilitas negara.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden menekankan pentingnya kerja bersama antara pemerintah, parlemen, serta seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, tantangan yang dihadapi Indonesia tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan nasional membutuhkan kesinambungan dan keberanian mengambil keputusan strategis. Pemerintah akan terus melakukan evaluasi terhadap program yang berjalan sekaligus memastikan penggunaan anggaran negara dilakukan secara efektif.
Prabowo menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program prioritas hingga masa pemerintahannya berakhir. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah bekerja sungguh-sungguh demi memenuhi harapan masyarakat.
Meski demikian, pemerintah berkomitmen melanjutkan program prioritas dan memenuhi amanat rakyat secara bertahap hingga tuntas.

