Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Prabowo Dijadwalkan Jadi Inspektur Upacara Hari Pancasila, BPIP Rangkai dengan Bakti Sosial

Abd Munib31 Mei 202611.00 WIB
Prabowo Dijadwalkan Jadi Inspektur Upacara Hari Pancasila, BPIP Rangkai dengan Bakti Sosial

SUARBERITA.COM - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengemas peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 dengan nuansa berbeda. Tak hanya menghadirkan seremoni kenegaraan, peringatan tahun ini dirangkai dengan kegiatan bakti sosial yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menjadi inspektur upacara pada puncak peringatan Hari Lahir Pancasila yang akan digelar di Lapangan Gedung Pancasila, Jakarta, 1 Juni 2026. Sementara sehari sebelumnya, BPIP menyiapkan berbagai kegiatan sosial seperti pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga pasar murah untuk masyarakat umum.

Konsep tersebut disebut sebagai upaya memperkuat semangat gotong royong sekaligus mendorong partisipasi publik. Sekretaris Utama BPIP Tonny Agung Arifianto menegaskan masyarakat akan dilibatkan langsung dalam rangkaian kegiatan sosial tersebut.

“Ada satu momen terkait dengan bakti sosial, ada pemeriksaan gratis, ada donor darah, kemudian ada pasar murah dan segala macamnya. Masyarakat bisa ikut terlibat di dalamnya sehingga diharapkan masyarakat juga betul-betul memiliki rasa ikut memperingati Hari Lahir Pancasila,” jelas Tonny dikutip dari detik.com, Jumat (29/5/2026).

Selain itu, BPIP juga mengundang para mantan Presiden dan Wakil Presiden RI dalam upacara. Harapannya momentum ini bisa simbol persatuan dan kolaborasi lintas generasi kepemimpinan bangsa.

“Ini bagian dari proses membangun gotong royong bersama, kolaboratif semuanya, semua Presiden maupun Wakil Presiden pastinya kita undang semuanya. Nanti tepatnya di hari Sabtu besok kepastian terkait konfirmasi siapa saja yang hadir nanti akan kami sampaikan pada media semuanya ya,” terang Tonny.

Kendati demikian, pelaksanaan upacara dilakukan secara terbatas mengikuti ketentuan protokol kenegaraan. BPIP menyiapkan sekitar 405 undangan yang terdiri dar pejabat tinggi negara, pimpinan kementerian dan lembaga, tokoh agama juga tokoh nasional.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!