Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Prabowo Copot Kepala BGN, Nanik Deyang Ditunjuk Jadi Pengganti

Abd Munib3 Juni 202611.35 WIB
Prabowo Copot Kepala BGN, Nanik Deyang Ditunjuk Jadi Pengganti

SUARBERITA.COM - Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Pergantian tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.

Selain Dadan, Presiden juga memberhentikan dua Wakil Kepala BGN, yakni Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung. Sementara itu, Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN diangkat menjadi Kepala BGN yang baru.

"Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," ujar Prasetyo Hadi dikutip dari kompas.com.

Menurut Prasetyo, keputusan tersebut diambil setelah Presiden menerima berbagai masukan dan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

"Bapak Presiden terus mendengarkan dan mendapatkan masukan dari berbagai pihak, baik dari kementerian-kementerian terkait maupun dari masyarakat, termasuk dari para penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional," katanya.

Pergantian pimpinan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan efektivitas pelaksanaan program MBG yang telah berjalan di berbagai daerah. Evaluasi dilakukan terhadap aspek tata kelola, distribusi, hingga kualitas layanan yang diberikan kepada para penerima manfaat.

Sebelum menjabat sebagai Kepala BGN, Dadan Hindayana dikenal luas sebagai akademisi dan peneliti di IPB University dengan kepakaran di bidang entomologi atau ilmu yang mempelajari serangga.

Berdasarkan informasi dari IPB University, Dadan menyelesaikan pendidikan Sarjana Hama dan Penyakit Tumbuhan pada 1990. Ia kemudian melanjutkan studi magister di University of Bonn, Jerman, dan lulus pada 1997. Pendidikan doktoralnya ditempuh di Leibniz Universität Hannover, Jerman, hingga meraih gelar PhD pada tahun 2000.

Bidang keilmuan yang ditekuninya sejak sarjana hingga doktoral berfokus pada berbagai aspek kehidupan serangga, mulai dari struktur tubuh, perilaku, ekologi, hingga perannya dalam lingkungan dan sektor pertanian.

Dadan kemudian dipercaya memimpin BGN sejak lembaga tersebut dibentuk untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis. Namun, setelah hampir dua tahun menjabat, pemerintah memutuskan melakukan penyegaran kepemimpinan melalui penunjukan Nanik S. Deyang sebagai kepala badan yang baru.

Dengan pergantian ini, pemerintah berharap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya para pelajar dan kelompok penerima manfaat lainnya.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!