Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Potensi Tsunami di Indonesia Tengah: BMKG Rilis Status Siaga Usai Gempa M 7,7 di Sulawesi Utara

Moh Wasil Haqqullah8 Juni 202621.15 WIB
Potensi Tsunami di Indonesia Tengah: BMKG Rilis Status Siaga Usai Gempa M 7,7 di Sulawesi Utara

SUARBERITA.COM - Guncangan tektonik hebat berkekuatan Magnitudo 7,7 melanda wilayah Manado, Sulawesi Utara, dan sekitarnya pada Senin pagi (8/6/2026). Menyusul insiden tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) langsung memberlakukan peringatan dini ancaman tsunami untuk sejumlah provinsi.

Peristiwa alam ini terjadi sekitar pukul 07.37 Wita. Berdasarkan analisis teknis, episentrum gempa terletak pada koordinat 5.69 Lintang Utara dan 125.05 Bujur Timur dengan kedalaman mencapai 105 kilometer. Titik pusat gempa tersebut berjarak sekitar 236 kilometer di arah Barat Laut Tahuna, Kepulauan Sangihe. Akibat besarnya kekuatan gempa, BMKG Stasiun Geofisika Manado menyebarkan peringatan siaga tsunami yang mencakup wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, hingga Kalimantan Timur.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya, mengimbau adanya tindakan preventif dari otoritas lokal setempat. "Rekomendasi BMKG Evakuasi untuk Pemerintah Daerah Kepulauan Sangihe dengan status ancaman Siaga pada pukul 07:51 Wita, Kota Manado dengan status ancaman Siaga pada pukul 08:12 Wita, Minahasa Utara bagian utara pada pukul 08:12 Wita dan Minahasa bagian utara dengan status ancaman Siaga pada pukul 08:14 Wita," terangnya, dikutip dari kompas.com Senin (8/6/2026).

Guncangan ini memicu kepanikan massal di berbagai daerah, mulai dari Bitung hingga Bolaang Mongondow. Warga merasakan getaran yang sangat kuat dengan durasi panjang. "Gempa terasa kuat dan lama," ungkap Paul, seorang penduduk Minahasa. Kesaksian serupa datang dari Piet, warga Talaud, yang menyebutkan bahwa di daerahnya "Talaud juga terasa kuat, sekitar 1 menit."

Kendati gempa M 7,7 ini memicu kepanikan luas dan mengaktifkan sirene siaga tsunami di pesisir utara Indonesia, sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai kerusakan infrastruktur ataupun korban jiwa. Pemerintah daerah di zona siaga diharapkan segera merespons instruksi evakuasi demi meminimalisasi risiko.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!