SUMENEP - Jajaran kepolisian Polres Sumenep, Madura, Jawa
Timur terus berupaya melakukan deteksi dini guna mencegah penyalahgunaan obat
terlarang narkoba di kalangan personel anggota institusi itu dengan melakukan
tes urine dadakan kepada semua anggota polsek di wilayah itu.
"Selain sebagai bentuk deteksi dini, tes urine
kepada semua anggota polisi ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen kami dalam
berupaya memerangi peredaran gelap narkoba," kata Kapolres Sumenep AKBP
Anang Hardiyanto di Sumenep, Minggu (8/3/2026).
Tes urine yang digelar institusi ini menyasar semua
anggota polisi di 26 polsek jajaran di daratan dan kepulauan. Kapolres
mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan internal untuk
mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.
"Sebagai aparat penegak hukum, anggota Polri harus
menjadi teladan di tengah masyarakat,” kata Anang.
Ia lebih lanjut menjelaskan, kegiatan seperti ini penting
untuk menjaga integritas dan profesionalisme anggota, sekaligus mempertahankan
kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Pelaksanaan tes urine yang melibatkan 26 polsek jajaran
di Sumenep itu diawasi Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) serta Seksi Kedokteran
dan Kesehatan (Dokkes) untuk memastikan prosedur berjalan sesuai standar
operasional.

