SUARBERITA.COM - Penemuan senjata di yayasan sekolah swasta Pondok Pinang, Jakarta Selatan, mengarahkan polisi kepada DS, direktur perusahaan impor senjata angin dan airsoft gun yang meninggal dunia pada 2020, sehingga penyelidikan berlanjut.
Polisi mengidentifikasi pemilik senjata api yang ditemukan di sebuah yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pemilik tersebut berinisial DS dan diketahui pernah menjabat sebagai direktur PT LKP, perusahaan yang bergerak dalam impor senjata angin serta airsoft gun.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto menjelaskan, identitas DS diketahui melalui penelusuran aparat. “Jadi kalau dilihat penelusuran dari identitas ini yang bersangkutan merupakan direktur ya, terhadap suatu perusahaan PT LKP. LKP ini terkait tentang impor senjata angin ataupun senjata airsoft gun,” kata Budi Hermanto, dikutip Inews Sabtu (8/8/2026).
Menurut polisi, pendalaman dilakukan Direktorat Intelkam melalui Subdit Wasendak. Pemeriksaan tersebut menemukan bahwa DS sudah meninggal pada 2020. “Dari hasil pendalaman Direktorat Intelkam Subdit Wasendak menemukan bahwa Saudara DS sudah meninggal dunia tahun 2020. Sehingga senjata ini diamankan untuk penelusuran lebih lanjut,” ungkap Budi.
Senjata itu kemudian diamankan sebagai barang yang masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi belum menyampaikan hubungan DS dengan yayasan sekolah maupun alasan senjata tersebut berada di lokasi. Penyidik juga belum menuntaskan penelusuran mengenai status kepemilikan, penyimpanan, dan kemungkinan pihak lain yang terkait. Hingga kini, penyelidikan atas temuan tersebut masih berlangsung untuk memperoleh keterangan serta memastikan rangkaian peristiwa secara menyeluruh. Berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.
Polisi menyatakan DS, direktur perusahaan impor senjata angin dan airsoft gun, telah meninggal sejak 2020. Senjata yang ditemukan di yayasan sekolah Pondok Pinang diamankan untuk penyelidikan lanjutan.

