SUARBERITA.COM - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggerebek jaringan peredaran obat keras di Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, serta berhasil mengamankan ratusan ribu butir barang bukti dan menangkap lima pelaku.
Kanit Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Denny Simanjuntak menyatakan pengungkapan kasus dilakukan pada Sabtu, 25 Juli 2026. Penindakan ini diawali laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas di dalam bangunan semipermanen. Di lokasi pertama, petugas menangkap lima tersangka berinisial K, AM, B, GR, dan RN.
Petugas menyita 15.900 butir Tramadol, 4.000 butir Hexymer, 1.800 butir Trihexyphenidyl, serta uang tunai hasil penjualan senilai Rp140,69 juta. Dari hasil pengembangan ke gudang utama di sekitar lokasi TKP, polisi kembali menyita 499.000 butir Hexymer, 28.000 butir tablet logo “Y”, dan 26.500 butir Trihexyphenidyl. Total barang bukti yang disita mencapai 575.200 butir obat keras.
Denny mengungkapkan, “Secara keseluruhan, total barang bukti yang disita mencapai 575.200 butir obat keras. Besarnya jumlah barang bukti tersebut mengindikasikan adanya aktivitas peredaran terorganisir yang melayani distribusi skala besar di wilayah Jakarta dan sekitarnya.” Ungkap Denny dikutip dari Metro TV, Kamis (30/7/2026).
Seluruh tersangka kini dijerat dengan Pasal 435 dan/atau Pasal 436 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 20 huruf C KUHP. Operasi penindakan ini selaras dengan arahan program Jaga Jakarta yang dicanangkan oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri guna mewujudkan serta menjamin situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.
Pengungkapan jaringan distribusi obat keras ilegal di kawasan Tanah Abang membuktikan pentingnya pengawasan ketat serta partisipasi aktif warga. Penindakan hukum komprehensif ini menjadi bukti nyata komitmen aparat kepolisian Polda Metro Jaya dalam memutus rantai peredaran obat terlarang skala besar guna menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, sehat, dan kondusif secara berkesinambungan.

