Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

PM Thailand Anutin Minta Prabowo Impor Pangan, Tawarkan Imbal Balik Pembelian Pupuk Urea

Moh Wasil Haqqullah4 Agustus 202610.15 WIB
PM Thailand Anutin Minta Prabowo Impor Pangan, Tawarkan Imbal Balik Pembelian Pupuk Urea

SUARBERITA.COM - Dalam pertemuan bilateral resmi di Istana Merdeka Jakarta pada hari Senin, Perdana Menteri Thailand menyampaikan proposal kerja sama strategis kepada Presiden Republik Indonesia terkait peningkatan volume perdagangan antarnegara di kawasan.

Dalam pertemuan bilateral resmi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (3/8/2026), Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan permintaan kepada Presiden RI Prabowo Subianto agar Indonesia meningkatkan impor berbagai produk pangan dari Thailand. Berbagai komoditas yang diminta untuk diimpor meliputi beras berkualitas tinggi, produk susu segar, daging pilihan, serta mesin pendukung sektor pertanian modern.

PM Anutin menegaskan komitmen penuh negaranya dalam mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan bagi kedua belah pihak. "Beras, Thailand siap menjadi pemasok beras berkualitas tinggi bagi Indonesia. Perdagangan pertanian, saya berharap dukungan Anda untuk meningkatkan impor produk pertanian Thailand, termasuk daging, produk susu, serta mesin pertanian," ujar Anutin sebagaimana dilansir dari pemberitaan Kompas.com. Senin (3/8/2026).

Sebagai bentuk timbal balik atas peningkatan ekspor komoditas pertanian tersebut, pemerintah Thailand menawarkan diri untuk membeli lebih banyak produk pupuk asal Indonesia. PM Anutin menyatakan keinginan kuat untuk mendongkrak volume impor pupuk urea dari Indonesia secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya guna mempererat hubungan dagang di masa mendatang secara berkesinambungan dan stabil. "Pupuk, sebagai imbalannya, kami ingin meningkatkan impor pupuk urea dari Indonesia, dari sekitar 60.000 ton per tahun menjadi ratusan ribu ton per tahun," sambung Anutin. Langkah diplomasi ekonomi bilateral ini diharapkan mampu mempererat kemitraan strategis kedua negara sahabat ke depan secara optimal.

Pertemuan bilateral tingkat tinggi ini mencerminkan komitmen kuat kedua negara dalam mempererat kerja sama ekonomi serta memperkuat sektor ketahanan pangan regional secara komprehensif di masa depan. Melalui mekanisme perdagangan timbal balik yang saling menguntungkan, Indonesia dan Thailand berpeluang besar memperluas volume pasar bilateral demi mencapai target kesejahteraan bersama secara berkelanjutan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!