Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

PFII Dibuka di Jakarta, Danantara Siapkan Pusat Keuangan Internasional Indonesia

Ulfa Safira26 Juli 202612.40 WIB
PFII Dibuka di Jakarta, Danantara Siapkan Pusat Keuangan Internasional Indonesia

SUARBERITA.COM - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia akan mengoperasikan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Jakarta sebagai tahap awal sebelum kawasan tersebut dikembangkan di Bali.

CEO BPI Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan Jakarta dipilih sebagai lokasi transisi sambil pemerintah menyiapkan pusat keuangan bertaraf internasional yang ditargetkan rampung dalam dua hingga tiga tahun.

"Rencananya itu akan dibuat di Bali, tetapi perlu ada persiapan mungkin selama dua atau tiga tahun sampai itu menjadi suatu financial center yang bertaraf internasional. Nah, mungkin di masa transisi ini, dalam dua-tiga tahun ke depan, akan dibuat dulu di Jakarta sebelum nanti dikembangkan di Jakarta dan juga di Bali," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (23/7), dikutip dari CNN Indonesia

Untuk operasional awal, Danantara akan memanfaatkan Gedung Danareksa di Jakarta sebagai lokasi PFII. Danantara nantinya berperan sebagai pengembang kawasan, sedangkan pengelolaan pusat finansial akan dipimpin oleh ketua kawasan dan gubernur kawasan yang ditunjuk pemerintah.

Rosan menyebut rencana pembentukan PFII mendapat respons positif dari investor. Ia mengungkapkan telah bertemu dengan 11 investor dari kalangan family office dan investor lainnya yang tertarik dengan keberadaan pusat finansial internasional di Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah masih menyiapkan aturan pelaksana PFII, termasuk Peraturan Pemerintah (PP), yang ditargetkan selesai dalam enam bulan setelah undang-undang terkait disahkan.

"Kita lihat nanti ada PP segala macam belum disusun. Kita harapkan peraturan pelaksana enam bulan," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Kementerian Keuangan, Selasa (21/7).

Purbaya memastikan pembangunan PFII tidak sepenuhnya menggunakan APBN karena investasi awal akan melibatkan investor, termasuk Danantara sebagai pengembang kawasan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!