SUARBERITA.COM - Menjelang Idul Adha 2026, pasar hewan kurban nasional menunjukkan dua kondisi berbeda. Di Bangkalan, Madura, ribuan sapi diseberangkan ke Kalimantan karena tingginya permintaan. Sebaliknya, peternak di Bali justru mengeluhkan penjualan sapi yang lesu hingga harga ikut merosot.
Dinas Peternakan Bangkalan mencatat sebanyak 2.589 ekor sapi dan 350 ekor kambing telah dikirim ke Kalimantan hingga pertengahan Mei 2026. Hewan ternak tersebut didistribusikan ke sejumlah wilayah seperti Pontianak, Kubu Raya, Mempawah hingga Barito Kuala.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Bangkalan, drh Ali Makki, mengatakan permintaan ternak kurban dari Kalimantan meningkat tajam mendekati Hari Raya Idul Adha.
“Untuk Kalimantan sudah ada sekitar 2.589 ekor sapi dan 350 ekor kambing yang sudah dikirim,” ujarnya dikutip dari kompas.com, Jumat (15/5/2026).
Peternak asal Kecamatan Tanjung Bumi, Bayo Mabjio, menyebut pengiriman sapi ke Kalimantan sudah menjadi rutinitas tahunan karena pasar luar pulau masih sangat bergantung pada pasokan sapi Madura.
“Kalau mendekati Idul Adha memang rutin kirim ke Kalimantan karena permintaannya tinggi,” katanya.
Di tengah tingginya arus pengiriman dari Madura, kondisi berbeda dialami peternak di Bali. Kelompok Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) Satya Sujati di Desa Gelgel, Klungkung, mengaku kesulitan menjual sapi ternak menjelang Idul Adha tahun ini.
Ketua Kelompok Simantri Satya Sujati, I Ketut Sudarsa, mengatakan permintaan sapi kurban menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya sehingga berdampak langsung terhadap harga jual ternak.
“Kalau Idul Adha sebelumnya, banyak petani yang ke sini beli bibit dengan harga tinggi. Hal itu menunjukkan kalau sapi yang sudah dibesarkan laku dengan harga bagus. Sekarang susah jualnya, akibatnya harga jual juga merosot,” ujarnya.
Perbedaan kondisi di Madura dan Bali menunjukkan pasar hewan kurban nasional belum merata. Saat sapi Madura diburu pasar Kalimantan, sebagian peternak di Bali justru menghadapi lesunya penjualan dan turunnya harga ternak menjelang Idul Adha 2026.

