SUARBERITA.COM - PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT), anak usaha Pertamina Hulu Indonesia, berhasil mengoptimalkan sumur migas tua di kawasan Sepinggan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. General Manager Zona 10 PHKT, Darmapala, menjelaskan bahwa optimalisasi dilakukan dengan membuka kembali akses menuju zona potensial pada kedalaman sekitar 13.000 kaki di Sumur Sepinggan V-7. Setelah itu, dilakukan workover (WO) dan perforasi pindah lapisan untuk meningkatkan prospek produksi.
“Optimalisasi sumur migas yang telah beroperasi puluhan tahun bagian dari upaya menjaga produksi energi nasional,” ujar Darmapala. Dikutip dari Antara, Kamis (17/9/2026). Ia menambahkan, produksi minyak dari sumur tersebut kini mencapai 710 barel per hari (BOPD) dan gas sekitar 0,8 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), melampaui target awal yang ditetapkan.
Capaian ini, lanjut Darmapala, menunjukkan kemampuan menemukan kembali zona potensial yang sebelumnya belum dimanfaatkan, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap pasokan energi nasional. Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Haryanto Syafri, menegaskan keberhasilan ini membuktikan bahwa sumur tua masih menyimpan peluang produksi. “Diharapkan semakin banyak potensi yang bisa dioptimalkan agar keberlanjutan produksi migas dapat terjaga,” ujarnya.
Optimalisasi sumur tua Sepinggan V-7 membuktikan aset lama masih berkontribusi besar, memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus membuka peluang peningkatan produksi migas berkelanjutan.

