SUARBERITA.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyiapkan tanda kehormatan untuk tokoh berjasa bagi bangsa dan negara. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia, Juri Ardiantoro dalam konferensi pers agenda kenegaraan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dilansir dari siaran langsung Sekretariat Presiden, Juri di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (31/7) mengatakan, “Teman-teman, Bapak-Ibu sekalian yang saya hormati, bahwa kegiatan selanjutnya adalah Penganugerahan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan yang akan dilaksanakan di Istana Negara seperti biasa dalam setiap peringatan HUT RI."
Lebih lanjut, Juri menjelaskan bahwa calon penerima tanda kehormatan berasal dari berbagai latar belakang dengan proses seleksi yang ketat. Menurut Juri, terdapat calon yang berasal dari akademisi, seniman, birokrat, militer, tokoh agama, dan lain-lain. Juri juga menjelaskan bahwa proses seleksi yang ketat dilakukan secara transparan.
“Tanda jasa dan tanda kehormatan juga akan diberikan tahun ini oleh Presiden Republik Indonesia kepada seseorang, atau kepada kesatuan, atau institusi pemerintah, atau organisasi, atau figur-figur tertentu atas jasa, prestasi, darma bakti, dan kesetiaan yang luar biasa bagi bangsa dan negara," ujar Juri.
Sementara itu, pemerintah belum mengumumkan pelaksanaan spesifik terkait tanggal pemberian tanda kehormatan oleh Presiden Prabowo Subianto. Umumnya, pemberian tanda kehormatan dilaksanakan di Istana Negara yang diserahkan secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

