Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Penyelundupan Pangan di Kalbar Terbongkar, ini yang Perlu Dipahami

Maindarto Sukowati20 April 202611.01 WIB
Penyelundupan Pangan di Kalbar Terbongkar, ini yang Perlu Dipahami

SUARBERITA.COM – Kasus penyelundupan pangan lagi-lagi berhasil digagalkan di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar). Aparat berhasil mengamankan pendistribusian penyelundupan sejumlah komuditas yang masuk secara ilegal dari perbatasan. Dalam kasus ini, seperti yang disebutkan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terdapat setidaknya 23,1 ton bahan pangan yang diselundupkan.

Lanjut Amran menambahkan bahwa penyelundupan ini terjadi dengan sangat terorganisir dan berulang kali dengan pola yang sama seperti disejumlah daerah.

“berulang kali kami sebut inilah mafia pangan. Skalanya sudah ratusan sampai ribuan ton. Artinya ada kekuatan besar dibelakangnya.” Kata Amran.

Hal ini menyebabkan adanya harga komuditas rusak dan petani yang sudah bersusah payah dari mulai proses menanam hingga panen mengalami kerugian karena harga jual menjadi rendah. Amran menuturkan bahwa ini menjadi tidak adil bagi para petani.

“Mereka tidak turun kesawah, tidak berkeringat, tapi merusak harga. Ini tidak adil bagi petani kita,” tutur Amran.

Namun, ada hal yang perlu dipahami. Penyelundupan pangan bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga berdampak pada stabilitas harga dan distribusi dalam negeri. Masuknya barang ilegal dapat mengganggu pasar lokal dan merugikan pelaku usaha resmi. Oleh karena itu, pengawasan di wilayah perbatasan menjadi penting untuk mencegah praktik serupa terus terjadi. Masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada terhadap peredaran barang yang tidak jelas asal-usulnya. Karena dengan adanya penyelundupan pangan ini mengakibatkan petani menjadi rugi.

 

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!