Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

WFH ASN Jatim Dinilai Mulai Berdampak, Efisiensi Mulai Terlihat

Ulfa Safira22 Mei 202622.34 WIB
WFH ASN Jatim Dinilai Mulai Berdampak, Efisiensi Mulai Terlihat

SUARBERITA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) telah menerapkan skema Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak 1 April 2026. Kebijakan ini diberlakukan dengan tujuan efisiensi, terutama untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) serta penggunaan energi listrik di kantor.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim, Indah Wahyuni, mengatakan evaluasi pelaksanaan WFH menunjukkan hasil yang baik.

“Bagus (evaluasi WFH), masih jalan dan memang terlihat sekali adanya efisiensi itu,” ujarnya, dilansir dari Kompas.com, Jumat (22/5/2026)

Kebijakan tersebut akan tetap dilanjutkan karena dinilai efektif, meski belum ada kepastian sampai kapan aturan itu diberlakukan.

Penerapan WFH tidak mengurangi pengawasan terhadap kinerja ASN. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) telah menerapkan sistem pengukuran berbasis jam kerja dan target.

Namun demikian, tidak semua ASN dapat menjalankan WFH. Sekitar 40.000 tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan tetap harus bertugas di lapangan.

Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak sebelumnya menyebutkan, dari total ASN yang menerapkan WFH, terdapat potensi penghematan signifikan dari sisi perjalanan dan penggunaan BBM.

“81.700 kalau asumsinya pulang pergi 15 kilometer itu memang tingkat penghematannya bisa sampai 108.000 liter,” ujarnya di Kantor Gubernur Jatim, 25 Maret 2026.

Ia juga menambahkan, jika dihitung dengan kendaraan roda dua, konsumsi BBM dapat mencapai sekitar 12.150 kiloliter per hari untuk perjalanan ASN.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!