Suar Berita
News

PBB Ingatkan Krisis Kemanusiaan di Taiz Yaman Semakin Memburuk dan Mengkhawatirkan

Moh Wasil Haqqullah3 November 202618.00 WIB
PBB Ingatkan Krisis Kemanusiaan di Taiz Yaman Semakin Memburuk dan Mengkhawatirkan
Juru Bicara Sekjen PBB Stéphane Dujarric. Dok: Antara - Anadolu

SUARBERITA.COM - Perserikatan Bangsa-Bangsa mengungkapkan keprihatinan atas kondisi kemanusiaan di Taiz, Yaman. Pertempuran yang berlanjut menyebabkan jalur distribusi tertutup dan memperburuk akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar serta pelayanan kesehatan.

PBB soroti situasi kemanusiaan kian mengkhawatirkan di Taiz, Yaman - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan kekhawatiran mendalam terhadap perkembangan situasi kemanusiaan di Kota Taiz, Yaman, yang dinilai terus memburuk akibat konflik bersenjata yang masih berlangsung.

Juru Bicara PBB, Stephane Dujarric, mengatakan kondisi di wilayah tersebut semakin memprihatinkan karena seluruh akses jalan menuju kota telah ditutup akibat pertempuran yang terjadi. Akibatnya, pasokan barang kebutuhan komersial tidak dapat masuk ke kawasan tersebut.

“Situasi di Kota Taiz sangat mengkhawatirkan. Seluruh jalan menuju kota tersebut kini ditutup akibat pertempuran. Tidak ada pasokan komersial yang dapat masuk,” kata Stephane Dujarric dalam konferensi pers. Dilansir dari Antara, Selasa (03/11/2026).

Menurut PBB, hampir 250.000 warga Yaman saat ini tidak memperoleh akses yang memadai terhadap layanan kesehatan. Jumlah itu mencakup sekitar 186.000 anak berusia di bawah lima tahun serta 23.000 perempuan hamil yang membutuhkan perhatian khusus.

Sebelumnya, media Financial Times melaporkan bahwa kelompok Houthi telah mengepung Taiz, kota terbesar ketiga di Yaman. Situasi tersebut dinilai memiliki implikasi strategis karena membuka akses menuju Aden, lokasi pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional.

Pekan lalu, Wakil Juru Bicara PBB Shirin Yaseen juga menyerukan agar kelompok Houthi segera mengakhiri blokade yang berlangsung di Taiz demi memperbaiki kondisi kemanusiaan warga setempat.

PBB terus mendesak penghentian blokade dan pembukaan akses kemanusiaan di Taiz. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kebutuhan dasar serta pelayanan kesehatan dapat kembali dijangkau masyarakat.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!