SUARBERITA.COM - Mantan gelandang Manchester United, Paul Scholes, melayangkan kritik terbuka terhadap performa Cristiano Ronaldo pada laga perdana Timnas Portugal di Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di NRG Stadium, Houston, tersebut berakhir imbang 1-1 antara Portugal dan Republik Demokratik Kongo.
Sorotan tajam tertuju kepada Ronaldo yang bermain penuh selama 90 menit namun dianggap minim kontribusi, dengan catatan tanpa tembakan tepat sasaran. Menanggapi hal tersebut, Paul Scholes menilai bahwa faktor usia sang megabintang yang telah menginjak 41 tahun menjadi kendala utama dalam skema permainan modern yang menuntut transisi cepat.
Scholes menyatakan, keberadaan Ronaldo menempatkan pelatih Roberto Martinez dalam situasi dilematis. "Saya pikir itu sulit bagi manajer. Menurut saya hanya ada satu posisi di lapangan pada usia 41 tahun di mana Anda seharusnya menjadi starter, dan itu adalah kiper," ujar Scholes. Dilansir dari bola.com, Jum’at (19/6/2026). Scholes menambahkan bahwa Ronaldo kini lebih ideal mengemban peran sebagai pemain pengganti di sisa 15 menit terakhir pertandingan.
Kritik senada turut disampaikan oleh mantan gelandang MU lainnya, Nicky Butt. Ia menilai karakter ego besar Ronaldo serta besarnya ekspektasi dari basis suporter menjadi tantangan tersendiri bagi keharmonisan taktik tim. Di sisi lain, Scholes meyakini ambisi Ronaldo untuk bersaing masih sangat tinggi, terutama setelah rivalnya seperti Lionel Messi dan Kylian Mbappe tampil produktif di laga lain.
Hasil imbang Portugal atas Kongo memicu evaluasi mendalam dari para pengamat sepak bola terkait efektivitas Cristiano Ronaldo sebagai ujung tombak utama di usia senja. Keputusan taktis pelatih Roberto Martinez dalam mengelola menit bermain sang kapten kini menjadi ujian krusial bagi perjalanan Portugal di sisa kompetisi.

