Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Sosial

Para Buruh Menyampaikan Tuntutan, Berikut Daftar Tuntutannya

Muhammad Nadhif Firdausi1 Mei 202622.34 WIB
Para Buruh Menyampaikan Tuntutan, Berikut Daftar Tuntutannya

SUARBERITA.COM – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day bagi para buruh di Indonesia baru saja dilaksanakan di Monumen Nasional, Jakarta. Acara peringatan ini juga dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Para buruh melalui perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyampaikan tuntutan di hadapan Presiden Prabowo.

Dilansir dari Kompas, berikut tuntutan yang dilayangkan:

1. Para buruh mendesak pemerintah untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang baru.

2. Para buruh meminta penghapusan sistem kerja alih daya (outsourcing) dan menolak praktik upah murah.

3. Para buruh menyoroti dampak dinamika global dan krisis geopolitik yang berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal di Indonesia sehingga pemerintah diminta mengantisipasi risiko tersebut.

4. Para buruh melalui KSPI mendorong reformasi pajak seperti menaikkan batas penghasilan tidak kena pajak (PTKP) menjadi Rp7,5 juta termasuk menghapus pajak tunjangan hari raya (THR), pesangon, jaminan pensiun, dan jaminan hari tua.

5. Para buruh meminta pengesahan RUU perampasan aset sebagai bagian dari upaya pemberantasan korupsi.

6. Para buruh meminta pemerintah untuk menyelamatkan industri tekstil dan produk turunannya (TPT) serta industri nikel dari ancaman PHK.

7. Para buruh melalui KSPI mendorong moratorium industri semen karena dinilai mengalami kelebihan pasokan (over supply).

8. Para buruh meminta pemerintah untuk meratifikasi konvensi International Labour Organization (ILO) Nomor 190 tentang penghapusan kekerasan di tempat kerja khususnya bagi perempuan.

9. Para buruh melalui KSPI memperjuangkan penurunan potongan tarif ojek online menjadi sepuluh persen.

10. Para buruh mendesak revisi Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2004 tentang penyelesaian perselisihan hubungan industrial agar lebih adil.

11. Para buruh meminta pemerintah untuk mengangkat guru dan tenaga honorer termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu menjadi aparatur sipil negara (ASN) penuh waktu.


Itulah tuntutan dari para buruh yang didengarkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monumen Nasional, Jakarta.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!