Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Organda Ingatkan Risiko Operasional B50 Jika Pasokan Solar Belum Merata

Abd Munib2 Juli 202609.40 WIB
Organda Ingatkan Risiko Operasional B50 Jika Pasokan Solar Belum Merata

SUARBERITA.COM - Organisasi Angkutan Darat (Organda) mengingatkan pemerintah agar selain fokus pada implementasi biodiesel B50 juga memastikan distribusi solar tersedia merata di seluruh Indonesia. Bagi pelaku usaha angkutan, kelancaran pasokan bahan bakar dinilai jauh lebih mendesak dibandingkan perubahan komposisi biodiesel.

Ketua Umum DPP Organda, Adrianto Djokosoetono, mengatakan pihaknya siap mengikuti kebijakan pemerintah terkait penggunaan B50. Namun, kesiapan tersebut harus didukung dengan jaminan ketersediaan solar di seluruh SPBU agar operasional transportasi tidak terganggu.

"Kalau berbicara masalah B50, bukan masalah siap dan tidak siap, kita pasti harus menyesuaikan," kata Adrianto dikutip dari Antara, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, armada angkutan yang beroperasi saat ini belum dirancang khusus menggunakan biodiesel B50. Karena itu, pelaku usaha akan melakukan berbagai penyesuaian teknis agar kendaraan tetap dapat beroperasi secara optimal.

Meski demikian, Adrianto menilai persoalan utama bukan terletak pada adaptasi teknologi kendaraan, melainkan kepastian distribusi solar. Tanpa pasokan yang memadai, operasional angkutan berpotensi terganggu meski armada telah menyesuaikan diri dengan penggunaan B50.

"Kalau solarnya tidak ada, kita tidak bisa apa-apa," tegasnya.

Organda mengaku terus menyampaikan persoalan tersebut kepada pemerintah dalam berbagai forum. Berdasarkan pengalaman di lapangan, kelangkaan solar masih terjadi di sejumlah wilayah seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Bali, dan daerah lainnya.

Karena itu, Organda meminta implementasi B50 diiringi penguatan sistem distribusi bahan bakar agar pelayanan transportasi publik tetap berjalan normal.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Organda Kurnia Lesani Adnan mengatakan penggunaan biodiesel B50 memerlukan penyesuaian teknis. Sebab belum tentu karena sesuai dengan spesifikasi kendaraan berstandar Euro.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!