Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

NTT Dominasi Pasokan Sapi Kurban Nasional, Distribusi Naik 70 Persen Jelang Idul Adha

Abd Munib22 Mei 202620.00 WIB
NTT Dominasi Pasokan Sapi Kurban Nasional, Distribusi Naik 70 Persen Jelang Idul Adha

SUARBERITA.COM - Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi daerah pemasok terbesar sapi kurban nasional menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Badan Karantina Indonesia (Barantin) mencatat lonjakan distribusi ternak antarpulau sepanjang awal tahun ini, dengan total pengiriman sapi mencapai 198.925 ekor atau meningkat sekitar 70 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kepala Barantin Abdul Kadir Karding mengatakan NTT mendominasi suplai sapi kurban ke berbagai wilayah di Indonesia termasuk DKI Jakarta. “Kalau asal paling banyak rata-rata NTT. NTT penyumbang terbesar-lah kira-kira,” ujar Karding saat memantau kedatangan ternak di Pelabuhan Tanjung Priok dikutip dari metrotv, Kamis (21/5/2026).

Selain NTT, daerah pengeluaran sapi terbesar lainnya berasal dari Lampung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur. Data aplikasi Best Trust milik Barantin juga mencatat pergerakan kambing dan domba nasional naik 77 persen menjadi 103.216 ekor.

“Tahun ini menurut pemantauan Best Trust, ada sekitar 198.925 ekor sapi, lalu untuk kambing ada sekitar 103.216 ekor,” kata Karding.

Peningkatan distribusi hewan kurban turut terlihat di Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pintu masuk utama ternak ke Jakarta. Hingga 21 Mei 2026, arus masuk sapi lokal tercatat mencapai 2.837 ekor.

Tingginya mobilitas ternak dari kawasan timur Indonesia menuju Pulau Jawa membuat Barantin memperketat pengawasan lalu lintas hewan di sejumlah pelabuhan. Pengawasan dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular seperti penyakit mulut dan kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), antraks dan brucellosis.

Setiap armada pengangkut diwajibkan menjalani disinfeksi, sementara ternak yang masuk harus lolos pemeriksaan kesehatan dan verifikasi dokumen karantina sebelum diedarkan ke masyarakat.

Peningkatan pasokan hewan kurban ini dinilai penting untuk menjaga ketersediaan sapi nasional sekaligus menstabilkan harga menjelang puncak permintaan Idul Adha 2026.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!